Sejarah Terboyo Terkuak dari Peta Kuno Semarang Tahun 1695
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Pimpinan Sidang Musorda KONI DIY Sukiman (keempat dari kiri) memberikan hasil Musorda KONI DIY ke-10 kepada ketum terpilih Djoko Pekik Irianto (ketiga dari kiri) di Hotel Grand Mercure pada Sabtu (27/3/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA- Sebelum resmi ditetapkan menjadi Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY periode 2021-2025, Djoko Pekik Irianto memaparkan visi misi KONI DIY periode 2021-2025.
Visi Djoko yaitu menjadikan DIY sebagai penyangga pembinaan prestasi olahraga nasional. Tidak hanya berjaya di regional, para atlet dari DIY bisa berkiprah ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk mewakili Indonesia dalam ajang internasional.
Untuk memenuhi visi tersebut, ada delapan poin yang menjadi misi selama lima tahun kepengurusan KONI DIY. Poin-poinnya seperti peningkatan profesionalitas managemen organisasi, pengelolaan organisasi dan pembinaan prestasi, sinergi dengan berbagai pemangku kebijakan dan masyarakat, pembinaan olahraga terintregrasi, menetapkan iptek olahraga dalam semua tahap pembinaan, menyusun big data terkait pembinaan prestasi, dan menyusun grand design olahraga di DIY.
Baca juga: Kepala BNPB Doni Monardo Terisak saat Dianugerahi Gelar Doktor Kehormatan
Dalam pengembangan atlet misalnya, Djoko akan menggunakan Triple Track System. Sistem ini fokus pada tiga pengembangan atlet di jalur sekolah, jalur masyarakat, dan jalur khusus.
“Jalur sekolah menjadi leading sektor yang berada di sekolah. Jalur masyarakat meliputi pembinaan reguler. Di sinilah pemda berperan sangat utama, agar nantinya muncul cabang olahraga atau klub baru. Jalur khusus melalui pusat pelatihan daerah,” kata Djoko.
Selain itu, Djoko juga berkomitmen menfasilitas atlet dan pelatih dalam menjangkau pendidikan dan pekerjaan. Apabila ada pelatih yang belum bekerja, nantinya akan dibantu untuk mendapat pekerjaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Telkom menambah genset untuk menjaga stabilitas layanan telekomunikasi di Flores, NTT, yang terdampak gempa M7,7.
Dompet Dhuafa mengerahkan tim medis dan membuka Pos Hangat untuk membantu penyintas gempa NTT M7,7 di Maumere dan Manggarai Timur.
Gempa susulan M5,2 mengguncang NTT Minggu pagi. BMKG mencatat 235 gempa susulan dan meminta masyarakat tetap waspada.
Bayern Muenchen juara Telekom Cup setelah menang 3-1 atas Leipzig. Jamal Musiala sempat pingsan setelah mencetak gol.
Polri menyiapkan 260 personel untuk menangani dampak gempa Flores M7,7, termasuk evakuasi, SAR, kesehatan, dan identifikasi korban.