Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Vaksinasi massal di Pasar Beringharjo, Senin (1/3/2021)-Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA--Pemkot jogja berupaya menuntaskan vaksinasi untuk para pedagang pasar tradisional di Jogja.
Program vaksinasi COVID-19 untuk pedagang pasar tradisional di Kota Yogyakarta yang diawali dari pedagang di Pasar Beringharjo kini mulai menyasar pedagang di pasar lain dan diupayakan dapat segera dituntaskan untuk 30 pasar tradisional di kota tersebut.
“Vaksinasi sudah dilanjutkan untuk pedagang di pasar tradisional lain. Jadi saat ini tidak hanya pedagang di Pasar Beringharjo saja yang sudah menjalani vaksinasi,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono di Yogyakarta, Senin (29/3/2021).
Menurut dia, jadwal pelaksanaan vaksinasi untuk pedagang pasar tradisional dibuat dalam jangka waktu yang cukup panjang sebagai upaya agar tidak terjadi penumpukan atau antrean pedagang di lokasi vaksinasi.
BACA JUGA: Daftar Negara-negara yang Memperpanjang Pembatasan Traveling Hingga April 2021
Selain di puskesmas, kegiatan vaksinasi untuk pedagang pasar tradisonal juga dilakukan di puskesmas pembantu serta di kantor kecamatan seperti yang dilakukan untuk pedagang Pasar Kotagede pekan lalu.
“Para pedagang akan memperoleh undangan yang menjelaskan lokasi dan waktu pelaksanaan vaksinasi,” katanya yang menyebut pedagang antusias mengikuti vaksinasi.
Pedagang di pasar tradisional Kota Yogyakarta sebelumnya sudah didaftarkan untuk memperoleh vaksinasi pada awal Maret karena pedagang masuk dalam kelompok prioritas untuk mendapat vaksinasi pada tahap dua.
Selain Beringharjo, sejumlah pedagang pasar tradisional yang saat ini sudah menerima vaksin di antaranya Pasar Giwangan, Karangwaru, Lempuyangan, dan Pasar Karangkajen. “Menyusul pedagang di pasar-pasar lainnya,” katanya.
Yunianto berharap, kegiatan vaksinasi untuk pedagang pasar tersebut sudah dapat diselesaikan menjelang Ramadhan sehingga dapat meningkatkan rasa kepercayaan dan ketenangan masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional.
“Jika pedagang sudah divaksin dan masyarakat juga sudah divaksin maka akan meningkatkan harapan untuk pemulihan perekonomian di masa pandemi,” katanya.
Sebelumnya, program vaksinasi untuk pedagang juga menyasar pedagang kaki lima dan pekerja lain di kawasan utama wisata di Kota Yogyakarta, Malioboro.
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kawasan Cagar Budaya Yogyakarta bahkan membuat komitmen bersama dengan ketua paguyuban dan komunitas di Kawasan Malioboro untuk pedagang yang tidak mau divaksin agar melakukan rapid test antigen dua hari sekali apabila masih ingin berjualan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Sebanyak 22 mahasiswa dari 17 negara belajar pengelolaan sampah perkotaan secara langsung di Kelurahan Terban dan Baciro, Kota Jogja.
Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO pada 3-7 Agustus 2026 untuk mempertahankan status green card yang diraih sejak 2023.