Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Kawasan pertokoan Jl. Urip Sumoharjo pukul 21.00 WIB terlihat tutup mengikuti instruksi PPKM Mikro pada Sabtu (13/2/2021). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY mengakui masih banyak pelanggaran protokol kesehatan selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Pelanggaran dilakukan oleh warga maupun wisatawan dari luar daerah.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, Noviar Rahmad mengatakan dari hasil operasi harian masih menemukan banyak wisatawan melanggar, bahkan pada Sabtu dan Minggu lalu pihaknya mencatat ada 267 wisatawan yang tidak membawa surat rapit tes atau rapid antigen dalam pemeriksaan secara acak di wilayah Malioboro.
Demikian di masyarakat juga masih ditemukan adanya kerumunan dalam acara-cara tertentu seperti resepsi pernikahan, takziah, dan acra-acara arisan. Demikian juga tempat usaha masih banyak pelanggaran jam operasional dari hasil monitoring secara acak.
Dia tidak mengetahui pasti masih banyaknya pelanggaran prokes, “Mungkin karena faktor jenuh ya di rumah terus karena Covid-19 ini kan sudah setahun lebih tidak selesai-selesai. Kedua mungkin faktor vaksin, ada anggapan orang setelah divaksin itu tidak perlu lagi takut dengan Covid-19,” kata Noviar, Senin (5/4/2021).
BACA JUGA: Mengenal Mutasi Virus Corona E484K yang Mengganas di Jepang
Namun demikian jika dibanding sebelum diberlakukannya PPKM berbasis mikro, kata Noviar, pelanggaran selama PPKM jauh menurun meski pelanggaran tetap ditemukan. Dia mencontohkan sebelum ada PPKM pihaknya bisa menjaring pelanggar dalam sehari bias 500-800 orang. Sementara selama PPKM berbasis mikro tidak sampai di angka 500an.
Satpol PP melalui petugas linmas terus melakukan pengawasan setiap harinya mulai dari linmas tingkat kalurahan sampai provinsi. Selain itu juga ada Satgas Penanggulangan Covid-19 tingkat kalurahan sampai RT. “Di kalurahan ada Satgas kalurahan dan RT tapi belum maksimal juga tingkat RT dan kelurahan,” ucap Noviar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.