Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Ilustrasi rekayasa lalu lintas. /Solopo-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA--Rekayasa lalu lintas diterapkan di Jalan Kemasan Jogja selama ramadan.
Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta akan memberlakukan kebijakan jalan searah secara terbatas di Jalan Kemasan Yogyakarta selama Ramadan yaitu khusus untuk mobil yang berlaku selama tiga jam dari pukul 15.00-18.00 WIB.
“Penerapan kebijakan rekayasa lalu lintas ini dilakukan mengingat kondisi jalan yang sempit dan seringkali terdapat keramaian orang berjualan menjelang berbuka puasa sehingga kondisi lalu lintas menjadi semakin padat,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Windarto di Yogyakarta, Jumat.
Menurut dia, rekayasa lalu lintas untuk mobil tersebut diberlakukan dari arah utara ke selatan sehingga sejalan dengan pemberlakuan jalan searah di Jalan Mondorakan dari timur ke barat yang sudah diberlakukan sebelumnya.
BACA JUGA: Geram Dengar Atta Halilintar Ingin Punya 15 Anak dengan Aurel Hermansyah, Krisdayanti: Ngaco!
Dengan penerapan jalan searah di Jalan Kemasan, diharapkan masyarakat maupun pelaku usaha dapat mengoptimalkan kegiatan usaha mereka sehingga perekonomian berjalan lebih baik.
“Jika tetap diberlakukan dua arah, maka saat ada mobil yang parkir di tepi jalan akan menyebabkan hambatan untuk kendaraan di belakangnya,” katanya.
Di ruas jalan dengan lebar enam meter dan minimnya lokasi parkir di tiap tempat usaha di sepanjang jalan tersebut, maka kepadatan lalu lintas kerap terjadi saat ada kendaraan yang parkir di tepi jalan.
“Kondisi ini justru menyebabkan konsumen atau pengunjung enggan berbelanja di berbagai toko yang ada di sepanjang jalan tersebut karena khawatir menyebabkan macet,” katanya.
Oleh karenanya, lanjut Windarto, jika diberlakukan jalan searah maka akan tersedia ruang parkir tepi jalan umum untuk mobil dan diharapkan banyak pengguna jalan bahkan wisatawan yang tidak hanya sekadar melintas tetapi juga berhenti untuk berbelanja.
Jika penerapan jalan searah di Jalan Kemasan Kotagede tersebut dinilai mampu memberikan dampak yang baik pada kelancaran arus lalu lintas, maka tidak menutup kemungkinan untuk tetap menjalankan kebijakan tersebut secara penuh.
“Selama Ramadhan ini diuji coba dulu bagaimana dampaknya pada kelancaran arus lalu lintas. Jika dirasa memberikan dampak yang baik, maka akan dijalankan seterusnya,” katanya.
Selama uji coba pada Ramadhan, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta akan menempatkan rambu sementara untuk mengarahkan pengguna jalan dan dimungkinkan akan ada tambahan petugas yang mengatur jika dibutuhkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.