Groundbreaking PSEL Jogja Ditarget Juni 2026
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
Konferensi Pers tentang UTBK SBMPTN di UPN Veteran Yogyakarta, Senin (12/4/2021). /Ist-dok UPN Veteran Yogyakarta
Harianjogja.com, JOGJA- UPN Veteran Yogyakarta akan menggelar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 selama dua minggu yakni 12-18 April dan 26 April sampai 2 Mei. Tahun ini, animo pendaftar meningkat signifikan.
Rektor UPN Veteran Yogyakarta, M Irhas Effendi, menjelaskan jika pada tahun sebelumnya jumlah pendaftar sekitar 18.000 pendaftar, sekarang mencapai 26.757 pendaftar. "Meningkat cukup banyak. Mudah-mudahan ini menjadi cermin kepercayaan masyarakat kepada UPN Veteran Yogyakarta," ujarnya, Senin (12/4/2021).
Dari jumlah pendaftar tersebut, yang kemudian lolos menjadi calon peserta aktif sebanyak 5.959 peserta. Sedangkan penerimaan dari jalur UTBK sebanyak 1.822 orang, atau 50% dari total daya tampung yakni sebanyak 3.644 orang.
Baca juga: Pemkab Sleman Keluarkan Aturan Jam Operasional Usaha Selama Ramadan, Ini Ketentuannya!
"Jadi tingkat keketatan kita tahun ini meningkat cukup tajam. Keketatan yakni animo dibagi yang diterima, jadi sebesar 6,8 persen. Animo dari keketatan paling tinggi komunikasi, kedua tambang, lalu perminyakan dan prodi lain," katanya.
Sementara dari sisi prodi animo tertinggi untuk pendaftar tahun ini ada di Prodi Manajemen, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Hubungan Internasional, Prodi Teknik Pertambangan, Prodi Teknik Perminyakan, dan Prodi Teknik Informatika.
Adapun jumlah pendaftar Tes UTBK-SBMPTN yang mengambil lokasi ujian di Kampus UPN Veteran Yogyakarta sebanyak 3.641 peserta, dengan rincian Jurusan Sosial dan Humaniora 1.870 peserta, Jurusan Sains dan Teknologi 1.638 peserta dan Jurusan Campuran 133 peserta.
Baca juga: Sejumlah Wilayah di DIY Disekat untuk Halau Pemudik Lebaran, Ini Lokasinya
UTBK dilaksanakan di Laboratorium Informatika, Gedung Pattimura, lantai 1, 2, dan 3. Dalam sehari pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi yakni sesi satu pukul 06.45 WIB-10.30 WIB, Sesi dua pukul 12.30 WIB-16.15 WIB. "Hari ini tadi ada 135 peserta dalam dua sesi," katanya.
Sejumlah persiapan yang perlu dibawa peserta meliputi hasil Ge-Nose atau Rapid tes atau PCR yang masih berlaku, kartu peserta ujian, surat keterangan berada di kelas 12 yang ditandatangani Kepala Sekolah, disertai foto berwarna terbaru dibubuhi stempel. Syarat lain, fotokopi ijazah SMA/SMK/MA bagi lulusan 2019 dan 2020.
Peserta harus membawa kartu identitas (KTP /SiM/Kartu Pelajar), menggunakan kemeja lengan panjang, bersepatu, mengenakan masker dan membawa masker cadangan serta membawa hand sanitizer.
Peserta harus datang 30 menit sebelum ujian berlangsung. Keterlambatan dengan alasan apapun tidak diperbolehkan mengikuti ujian. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
Pria 25 tahun di Sragen mencuri setengah karung jagung mentah. Perkara berakhir damai melalui restorative justice karena kerugian ringan.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Kemenkeu menyiapkan perluasan basis pajak 2027 dengan menyasar potensi penerimaan dari aset properti yang disewakan.
Kebakaran di kawasan Gunung Bromo meluas ke arah Bukit B29. Petugas mengerahkan dua helikopter water bombing untuk memadamkan api.
Lemak berlebih di perut dapat memicu resistensi insulin dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Simak penjelasan dokter dan terapinya.