Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi. /AntaraFoto- Yusran Uccang
Harianjogja.com, SLEMAN-Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk dengan berpindah ke daerah lain dan memulai usaha baru di daerah tersebut, tahun ini Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman membuka program transmigrasi ke empat lokasi di Sulawesi dan Kalimantan.
Kepala Disnaker Sleman, Sutiasih, menjelaskan tahun ini program transmigrasi dibuka di empat lokasi meliputi Mamuju Tengah, Sulawesi barat; Luwu Timur, Sulawesi Selatan; Muna, Sulawesi Tenggara; dan Paser, Kalimantan Timur. “Dengan total alokasi 15 KK [kepala keluarga],” ujarnya, Rabu (14/4/2021).
Pada tahun sebelumnya, ia mengungkapkan sebenarnya sudah ada daftar antrean untuk program transmigrasi sebanyak 17 KK. Namun mereka menginginkan tujuan transmigrasi ke Sumatera. Sementara pada tahun ini tidak dibuka lokasi transmigrasi di Sumatera sehingga daftar antrean berkurang.
Menurutnya, banyaknya minat transmigrasi ke Sumatera karena masyarakat berpandangan jika Sumatera lokasinya tidak terlalu jauh dari Jawa. Selain itu pada program transmigrasi sebelumnya juga pemberangkatan lebih banyak ke Sumatera sehingga dianggap lingkungannya lebih familiar dengan lingkungan Jawa.
Baca juga: Hampir 300 Kasus Baru Dalam Sehari, Ini Update Covid-19 di DIY 14 April 2021
Ia menjelaskan alokasi tujuan transmigrasi setiap tahun ditetapkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Di lokasi transmigrasi, diharapkan peserta program transmigrasi pekerjaannya adalah petani. “Cuma tidak menutup peluang bekerja di luar lokasi trans, tapi tetap tidak boleh meninggalkan lokasi trans,” katanya.
Kepala Bidang Pelatihan dan Transmigrasi Disnaker Sleman, Trining Dyah Pawestri, mengatakan penduduk Sleman yang diberangkatkan dalam program ini banyak berasal dari Kapanewon Turi, Tempel, Kalasan, Cangkringan, Ngemplak dan Berbah.
“Mereka akan mendapatkan rumah, lahan pekarangan, lahan usaha I dan lahan usaha II. Untuk komoditas yang dihasilkan tergantung lokasi, rata-rata tanaman keras seperti lada, kopi dan lainnya. Kalau sawah indikasinya baru di Kalimantan, dengan program pemerintah ketahanan pangan,” katanya.
Adapun persyaratan bagi peserta program transmigrasi diantaranya usia 18-50 tahun, sudah menikah, sehat jasmani dan rohani, memiliki keterampilan di bidang pertanian, perkebunan atau sesuai kebutuhan lokasi penempatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Cidro Asmoro The Movie tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Musim hujan diperkirakan mundur akibat El Nino. Pakar UGM meminta petani menyesuaikan kalender tanam dan memperkuat diversifikasi pangan.
Wellnesia mengembangkan wellness tourism di Jogja dengan memadukan aktivitas kesehatan, budaya Jawa, komunitas, dan kepedulian terhadap alam.