Produk Lokal Kuasai 55 Persen Katalog Sociolla hingga Juni 2026
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Transmigrasi - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Sebanyak tiga kepala keluarga (KK) asal Kabupaten Bantul siap diberangkatkan untuk mengikuti program transmigrasi ke Desa Torire, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Pemberangkatan dijadwalkan pada pekan kedua Desember 2025. Saat ini, mereka tengah menunggu hasil pemeriksaan kesehatan dan pengecekan kesiapan lokasi penempatan.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja, dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul, Rumiyati, mengatakan seluruh calon transmigran telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai tahap akhir sebelum pemberangkatan.
“Kemudian, pada 9 November nanti, kami akan melakukan pengecekan lokasi penempatan di Poso. Ini penting untuk memastikan rumah dan fasilitas umum seperti MCK, air bersih, serta sarana lainnya sudah siap ditempati,” ujar Rumiyati, Rabu (5/11/2025).
Dari total sepuluh KK yang diajukan Bantul tahun ini, hanya tiga yang dinyatakan lolos dan mendapatkan jatah penempatan di Sulteng. Proses pemberangkatan menunggu selesainya tahapan konfirmasi dan hasil pemeriksaan akhir calon transmigran.
"Setelah hasil pemeriksaan kesehatan keluar, selanjutnya kami hanya tinggal menunggu surat perintah pemberangkatan dari pusat," jelasnya.
Kepala Disnakertrans Bantul, Agus Yuli Herwanta, menjelaskan, setiap keluarga transmigran akan memperoleh rumah siap huni lengkap dengan sanitasi air bersih, lahan pekarangan, dan lahan usaha. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan modal usaha sebesar Rp15 juta per KK serta jatah hidup selama 12 bulan untuk lahan kering, atau 18 bulan jika lahan berupa gambut.
“Program transmigrasi tahun ini mengusung pola Trans Karya Nusantara, yang menekankan penempatan berdasarkan keahlian dan kesiapan usia kerja produktif,” kata Agus.
Komposisi peserta transmigrasi 2025 diatur dengan proporsi 25 persen peserta berusia di bawah 35 tahun dan 75 persen di atas 35 tahun, dengan batas usia maksimal 49 tahun. “Komposisi ini hanya berlaku tahun ini. Tahun depan bisa berbeda, tergantung pola yang ditetapkan pemerintah pusat,” tambahnya.
Dengan pemberangkatan tiga KK ini, Bantul berharap bisa terus berkontribusi dalam pemerataan penduduk dan pengembangan wilayah transmigrasi di luar Jawa. Bantul termasuk daerah yang secara rutin mengirim warganya untuk ikut serta dalam program ini, dengan harapan mereka mendapatkan kehidupan yang lebih baik sekaligus mendukung pengembangan wilayah baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Marselino Ferdinan sukses jalani operasi lutut di Spanyol usai cedera saat TC Timnas di Bali. Pemain 21 tahun itu harus absen 2 bulan. Ini pesannya untuk Erick
Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya.
Geely Xingyuan menjadi mobil terlaris di China sepanjang Februari-Juli 2026, mengungguli Tesla Model Y dan BYD. Dominasi kendaraan listrik semakin kuat dengan p
Malaysia menjadi negara paling banyak dikunjungi wisatawan di Asia Tenggara pada 2025 dengan 42,2 juta kunjungan. Indonesia berada di posisi kelima dengan 15,4