6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Transmigrasi - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Sebanyak tiga kepala keluarga (KK) asal Kabupaten Bantul siap diberangkatkan untuk mengikuti program transmigrasi ke Desa Torire, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Pemberangkatan dijadwalkan pada pekan kedua Desember 2025. Saat ini, mereka tengah menunggu hasil pemeriksaan kesehatan dan pengecekan kesiapan lokasi penempatan.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja, dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul, Rumiyati, mengatakan seluruh calon transmigran telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai tahap akhir sebelum pemberangkatan.
“Kemudian, pada 9 November nanti, kami akan melakukan pengecekan lokasi penempatan di Poso. Ini penting untuk memastikan rumah dan fasilitas umum seperti MCK, air bersih, serta sarana lainnya sudah siap ditempati,” ujar Rumiyati, Rabu (5/11/2025).
Dari total sepuluh KK yang diajukan Bantul tahun ini, hanya tiga yang dinyatakan lolos dan mendapatkan jatah penempatan di Sulteng. Proses pemberangkatan menunggu selesainya tahapan konfirmasi dan hasil pemeriksaan akhir calon transmigran.
"Setelah hasil pemeriksaan kesehatan keluar, selanjutnya kami hanya tinggal menunggu surat perintah pemberangkatan dari pusat," jelasnya.
Kepala Disnakertrans Bantul, Agus Yuli Herwanta, menjelaskan, setiap keluarga transmigran akan memperoleh rumah siap huni lengkap dengan sanitasi air bersih, lahan pekarangan, dan lahan usaha. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan modal usaha sebesar Rp15 juta per KK serta jatah hidup selama 12 bulan untuk lahan kering, atau 18 bulan jika lahan berupa gambut.
“Program transmigrasi tahun ini mengusung pola Trans Karya Nusantara, yang menekankan penempatan berdasarkan keahlian dan kesiapan usia kerja produktif,” kata Agus.
Komposisi peserta transmigrasi 2025 diatur dengan proporsi 25 persen peserta berusia di bawah 35 tahun dan 75 persen di atas 35 tahun, dengan batas usia maksimal 49 tahun. “Komposisi ini hanya berlaku tahun ini. Tahun depan bisa berbeda, tergantung pola yang ditetapkan pemerintah pusat,” tambahnya.
Dengan pemberangkatan tiga KK ini, Bantul berharap bisa terus berkontribusi dalam pemerataan penduduk dan pengembangan wilayah transmigrasi di luar Jawa. Bantul termasuk daerah yang secara rutin mengirim warganya untuk ikut serta dalam program ini, dengan harapan mereka mendapatkan kehidupan yang lebih baik sekaligus mendukung pengembangan wilayah baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m
Super League 2026/2027 akan diwarnai dominasi pelatih asing. Dari 18 klub peserta, hanya Isen Mulang FC yang menunjuk pelatih lokal, Ade Suhendra.
General Motors menghentikan penjualan mobil baru Chevrolet di China setelah 21 tahun. Meski demikian, produksi tetap berlanjut untuk memenuhi pasar ekspor globa
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan