BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji (tengah); Koordinator Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi KID DIY, Erniati (kiri); dan Koordinator Bidang Advokasi, Sosialisasi, dan Edukasi KID DIY, Sri Surani (kanan), dalam diskusi terkait keterbukaan informasi vaksinasi. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin.
Harianjogja.com, JOGJA--Komisi Informasi Daerah (KID) DIY menyatakan informasi soal vaksinasi Coronavirus Disease (Covid-19) saat ini banyak disorot oleh masyarakat. Banyak masyarakat yang belum mendapatkan akses informasi vaksinasi secara maksimal.
Ketua KID DIY, Mohammad Hasyim mengatakan akhir-akhir ini banyak masyarakat yang mempertanyakan soal vaksinasi kepada lembaganya. Namun karena KID bukan lembaga yang berwewenang member informasi sehingga menyambungkannya dengan pemerintah, dalam hal ini Pemda DIY dan kabupaten kota.
BACA JUGA : Gawat! Capaian Vaksinasi Lansia Rendah karena Termakan Hoaks
“Acara sosialisasi keterbukaan informasi vaksinasi Covid-19 ini sebagai upaya yang dilakukan Komisi Informasi Daerah DIY dalam mendorong pemerintah melakukan transparan berkaitan publik, termasuk vaksinasi, harapan masyarakat lebih paham vaksinasi,” kata Hasyim, dalam Diskusi Publik Terkait Informasi Vaksinasi Covid-19 di Kompleks Kepatihan, Senin (19/4).
Hasyim mengatakan saat awal pandemi dulu banyak masyarakat menanyakan keterbukaan data terkait angka yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan penanganannya. Pihaknya langsung meneruskan aduan tersebut pada Pemda DIY, “Alhamdulillah langsung direspon,” kata dia.
Saat ini yang menjadi sorotan adalah informasi vaksinasi, terkait cara mengakses vaksinasi, pendaftaran hingga cangkupan vaksinasi. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) DIY, Roni Primanto Hari mengatakan, sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Sudah jadi komitmen Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X selalu mendukung agar Pemda DIY terbuka.
BACA JUGA : Menkes Sebut Dunia Sedang Berebut Vaksin, Indonesia Aman
“Sedapat mungkin semua informasi dibuka dan diketahui umum kecuali yang dikecualikan tapi sedikit [yang dikecualikan]. Diharapkan artisipasi masyarakat ada program pembangunan dapat dukungan masyarakat. Dengan adanya keterbukaan informasi diharapkan adanya transparansi, dan dapat kurangi korupsi, kolusi dan nepotisme di Pemda DIY,” ujar Rony.
Pihaknya mengapresaisi tema yang diangkat dalam diskusi tersebut karena saat ini DIY masih pandemi dan program vaksinasi masih jadi program Indonesia dalam rangka memerangi virus corona. Banyak informasi berkrmbang karena belum semua informasi vaksinasi diketahui masyarakat. Keterbukaan adanya vaksin jadi vaktor penting vaksinasi di Indonesia,” ujar Rony.
Sementara itu yang narasumber dalam diskusi tersebut adalah Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji; Koordinator Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi KID DIY, Erniati; dan Koordinator Bidang Advokasi, Sosialisasi, dan Edukasi KID DIY, Sri Surani. Peserta dalam dikusi tersebut adalah perwakilan para tokoh masyarakat dan pimpinan berbagai lembaga swadaya masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.
Rhoma Irama kembali tampil di Malaysia setelah sekitar 20 tahun absen. Bersama Soneta, ia mengguncang Latihan Pestapora di Kuala Lumpur.
Uni Eropa menawarkan satelit Copernicus untuk membantu pencarian korban gempa NTT M7,7 yang menewaskan 47 orang.
Prabowo paling sering menyebut kata Indonesia dalam pidato kenegaraan 2026, disusul rakyat, tahun, anak, sekolah, hingga BUMN.
Gempa 7,7 SR di Flores NTT menewaskan 38 orang. Pemerintah kirim 50.000 paket sembako dan kerahkan TNI untuk evakuasi korban.