Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Kesehatan DIY mewaspadai adanya penularan Covid-19 dari kalster keluarga saat Hari Raya Idul Fitri nanti, karena sesama keluarga biasanya merasa aman sehingga bebas membuka masker saat mengunjungi sanak famili.
“Kami khawatir justeru klaster keluarga. Banyak kasus belakangan ini adalah kalster keluarga. Pada saat nanti Hari Raya mungkin di tempat wisata aman tapi saat berkunjung ini kemudian, bisanya karena di lingkungan keluarga lepas maskernya,” kata Pembajun saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar Traveloka di Jogja Expo Center (JEC), Senin (26/4/2021).
Sekedar diketahui Pemda DIY membolehkan mudik antar kabupaten dalam DIY. Demikian juga membolehkan untuk berwisata ke destinasi wisata selama masih dalam DIY. Tentunya dengan menerapkan protkol kesehatan, kecuali yang dari zona merah dan oranye warga tidak diperkenankan untuk bepergian.
Pembajun mengatakan mungkin untuk kunjungan wisata di destinasi wisata bisa aman, namun tidak menutup kemungkinan yang tidak aman justeru kunjungan antar keluarga. Menurut dia, lingkungan keluarga sangat berpengaruh terhadap peningkatan kasus Covid-19. Selain itu juga klaster komunitas.
BACA JUGA: Sepuluh SD dan SMP Kota Jogja Gelar Uji Coba PTM Akhir April
Dia mengimbau masyarakat untuk sama-sama mematuhi protokol kesehatan karena penularan Covid-19 di DIY masih terjadi dan angkanya masih fluktuatif. “Idealnya saat kunjungan keluarga tetap memakai masker. Kalau kedatangan tamu keluarga minimal tiga hari mengenakan masker [dalam rumah],” ucap Pembajun.
Lebih lanjut Pembajun mengatakan beberapa hal yang menyebabkan grafik penularan Covid-19 naik dikarenakan masifnya Tracing, Testing, Treatment atau 3T yang dilakukan, terutama di Bantul yang menjadi uji percontohan. “Kalau dulu ketika ada yang positif baru kita tracing. Sekarang kita cari kita proaktif mencari [yang positif Covid-19],” kata Pembajun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.
Jadwal pemadaman listrik Jogja hari ini Kamis 21 Mei 2026 terjadi di Gejayan, Bantul, Gunungkidul, dan Sedayu akibat pemeliharaan PLN.