Lahan Sempit, Muncul Gagasan Pemakaman Alternatif Manusia Jadi Kompos
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Ilustrasi. /SOLOPOS-Ratna Puspita Dewi
Harianjogja.com, UMBULHARJO -- Sepuluh sekolah yang terdiri dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Jogja akan laksanakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Lima sekolah tingkat SMP yaitu SMPN 1 Jogja, SMPN 7 Jogja SMPN 8 Jogja, SMPN 9 Jogja, dan SMPN 15 Jogja. Sementara tingkat SD yaitu SDN Margoyasan, SD Muhammadiyah Karangkajen, SD Lempuyangwangi, SDN Serayu, dan SDN Tegalrejo I.
Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, secara garis besar seluruh sekolah di Jogja telah siap melaksanakan PTM. Kesiapan ini terlihat dari guru dan tenaga pendidik yang sudah mendapatkan vaksin, penyediaan sarana prasarana protokol kesehatan dan lainnya. "Harapannya tahun ajaran baru (bulan Juli) sudah meluas ke semua sekolah," kata Heroe, Senin (26/4/2021).
BACA JUGA : PTM di Sleman Bakal Serentak Saat Tahun Ajaran Baru
Menurut Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Jogja, Budi Santoso Asrori, sepuluh sekolah diatas telah diverifikasi sebanyak tiga kali yaitu pada bulan Januari, Maret, dan April 2021. Selain sepuluh sekolah di atas, adapula sekolah lain yang mengajukan uji coba, namun saat ini masih difokuskan pada sekolah-sekolah di atas.
Untuk SMP, PTM sudah mulai sejak hari ini, Senin (26/4) sampai 7 Mei 2021. Hari ini SMP di Jogja sedang melaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS). Ujian ini Budi anggap sebagai bagian dari PTM. Sementara untuk PTM SD akan berlangsung mulai 28 April sampai 7 Mei 2021. "Sesuai koordinasi dari atas ke bawah, SMP dulu baru SD," kata Budi di Kompleks Balai Kota Jogja.
Untuk SD, PTM tahap pertama ini untuk kelas 4 dan 5. PTM akan berlangsung paling lama dua jam perhari. Dalam seminggu, para murid akan masuk selama tiga kali. Adapun kapasitas kelas maksimal 12 anak. "Tidak melaksanakan sistem sift. Dari evaluasi sebelumnya, sistem sift kadang-kadang terjadi kerumunan," kata Budi.
BACA JUGA : Begini Suasana Uji Coba PTM di Kota Jogja
Adapun mata pelajaran pada PTM yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam, serta Pendidikan Agama dan Budi Pekerti. Pada uji coba ini, Budi tidak menargetkan peningkatan kapasitas murid pada pembelajaran. Namun yang lebih utama antar murid ada interaksi sosial serta pembentukan karakter.
Sementara untuk tahap kedua, pelaksanaan PTM akan berlangsung pada 20 Mei sampai 17 Juni 2021. Pada tahap kedua, seluruh tingkatan kelas SD akan masuk semua dengan sistem ganjil genap. Dalam sehari hanya ada tiga angkatan kelas yang masuk yaitu kelas 1, 3, dan 5 atau kelas 2, 4, dan 6.
Dalam pelaksanaannya, Disdikpora Kota Jogja akan terus mengevaluasi PTM. "Pelaksankaan uji coba dalam rangka untuk persiapaan tahun ajaran baru. Ada tahapannya agar bisa evaluasi dan monitoring," kata Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.