Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Para peserta didik sedang melakukan kegiatan dalam PTM hari pertama di SMKN 1 Jogja, Senin (19/4/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA -- Berlangsung sejak 19 April 2021, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Jogja dianggap lancar. Menurut Kepala Balai Pendidikan Menengah (Balai Dikmen) Kota Jogja, Suhartati, sejauh ini protokol kesehatan (prokes), alur siswa dalam PTM, sampai penyemprotan disinfektan seusai PTM terus dilakukan. Sejauh ini tidak ada pula anak peserta PTM yang kemudian mengalami gejala Covid-19.
"Selama ini kami memantau, setiap hari kami pantau. Yang kami utamakan kesehatan dan keselamatan anak," kata Suhartati, Selasa (27/4/2021).
SMKN 1 Jogja merupakan satu-satunya sekolah percontohan tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kota Jogja, setelah sebelumnya Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 9 Jogja menunda PTM. Para murid yang melaksanakan PTM di SMKN 1 Jogja hanya kelas 10. Untuk kelas 11 sedang membuat projek, sementara kelas 12 sudah selesai ujian.
Baca juga: Borobudur Highland di Kulonprogo Digadang-gadang Serap 1.800 Pekerja
Dari 210 anak kelas 10, sebanyak 10 anak tidak mendapat izin orang tua untuk PTM dan satu anak sakit. Sejak hari pertama PTM sampai sekarang, jumlah murid yang datang cenderung stabil, atau tidak berkurang banyak karena suatu hal.
Selama PTM, ada beberapa wali murid yang sebelumnya tidak mengizinkan anaknya PTM kemudian bertanya-tanya tentang keadaan di sekolah. Apabila ke depan ada penambahan murid yang PTM, selama orang tua memberikan izin, maka akan sekolah layani. "Mungkin orang tua ingin melihat dulu yang PTM, gimana layanan sekolah, jaga jarak, dan sebagainya," kata Suhartati.
Apabila uji coba berlangsung baik, ada kemungkinan jumlah sekolah uji coba diperbanyak. Namun sebelum gelar uji coba, Balai Dikmen Kota Jogja akan verifikasi kesiapan sekolah terkait terlebih dahulu. Sehingga nantinya pada Juli 2021 atau mulai tahun ajaran baru, harapannya 30 SMK dan 41 SMA yang ada di Jogja bisa selenggarakan PTM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.