Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Kepala Disdikpora Didik Wardaya (kedua dari kanan) bersama Koordinator Tim Pencari Fakta (TPF) (kanan), Kepala Disdikpora Bantul Isdarmoko (kedua dari kiri) , dan Kepala Disdik Sleman Ery Widaryana (kiri), dalam jumpa pers terkait kebocoran soal ujian ASPD di kantor Disdikpora DIY, Selasa (13/4). /Harian Jogja-Ujang Hasanudin.
Harianjogja.com, DEPOK--Dampak kasus dugaan kebocoran soal Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) Sleman di SMP N 4 Depok berbuntut panjang. Setelah melalui serangkaian proses investigasi dan kebocoran terbukti benar, kepala SMP N 4 Depok resmi mengundurkan diri.
Kabar pengunduran diri Kepala SMP N 4 Depok ini dibenarkan oleh Sekda Sleman, Harda Kiswaya. Ia menyebutkan yang bersangkutan telah mengajukan surat pengunduran diri pada 19 April lalu. “Ibu Kepala Sekolah mengundurkan diri dari jabatannya, sementara gurunya tidak. Status keduanya hingga saat ini non aktif,” ujarnya, kamis (29/4/2021).
Menurutnya langkah pengunduran diri tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban moral Kepala SMP N 4 Depok atas kesalahan yang telah dilakukan. Maka saat ini posisi Kepala SMP N 4 Depok untuk sementara diisi oleh pelaksana harian, yakni Supriyana, yang sebelumnya merupakan kepala SMP N 2 Depok.
Terkait kasus kebocora tersebut, saat ini penyelesaiannya masih terus berlangsung di tingkat kabupaten Sleman. setelah sebelumnya Tim Pencari Fakta di tingkat provinsi membenarkan adanya kebocoran, sekarang Pemkab Sleman yang Dinas Pendidikan terdiri dari Inspektorat serta Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) membentuk tim adhoc.
Tim adhoc bertugas untuk mengklarifikasi dan melakukan pemeriksaan ulang berdasarkan rekomendasi dari Tim Pencari Fakta. “Semua proses diserahkan ke tim adhoc. Begitu ini selesai baru disampaikan ke Bupati Punishment-nya apa,” ungkapnya.
Menindaklanjuti pengunduran diri Kepala SMP N 4 Depok, Pemkab Sleman akan meminta Pemerintah Pusat untuk mengisi jabatan definitif. “Minggu depan saya baru akan ke Jakarta untuk minta izin kepada Pemerintah terkait usulan pelantikan pejabat definitive,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana, mengatakan sebelumnya pihaknya juga telah meminta klarifikasi kepada Kepala Sekolah dan guru bersangkutan, yang kemudian hasilnya dilaporkan kepada Bupati Sleman. “Sekarang tahapannya di tim adhoc yang kroscek ulang,” ujarnya.
Seperti diberitakan, Kepala SMP N 4 Depok beserta salah satu guru matematika di sekolah tersebut diduga terlibat dalam kebocoran satu paket soal ASPD mata pelajaran matematika. Kepala SMP N 4 Depok sendiri merupakan salah satu reviewer soal di tingkat provinsi.
Setelah kejadian tersebut, SMP N 4 Depok melaksanakan ASPD ulang khusus mata pelajaran matematika dengan soal yang berbeda pada Kamis (15/4) lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
DPRD Kulonprogo meminta hasil panen petani lokal diprioritaskan untuk memenuhi cadangan pangan daerah.
Muse kehilangan nama akun @muse di Instagram dan X setelah Meta memakai nama tersebut untuk agen AI baru. Bagaimana akun itu berpindah?
Veda Ega Pratama mengalami cedera punggung setelah crash, tetapi Honda Team Asia memastikan pembalap Indonesia itu siap tampil di Moto3 San Marino.
Timnas Basket Indonesia kalah 48-102 dari Korea Selatan pada penyisihan Pool A Asian Games 2026 di Aichi International Arena.
Fenomena langit September 2026 menghadirkan lima planet, Bimasakti, aurora, hingga Harvest Moon yang menarik diamati sepanjang bulan.