Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026, Lengkap Semua Layanan
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
Kegiatan serasehan bersama pelaku UMKM di DPRD DIY, Senin (10/5/2021). /Ist.
Harianjogja.com JOGJA—DPRD DIY mendorong Pemda DIY untuk konsisten menggunakan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk kebutuhan makanan dan minuman atau snack rapat di organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah ini diharapkan bisa mendongkrak UMKM agar bisa berkembang.
Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana menyatakan Pemerintah Pusat telah memberikan aturan terkait penggunaan produk usaha kecil dalam setiap pengadaan barang dan jasa. Hal ini tertuang dalam Perpres No.12/2021 tentang pengadaan barang jasa, terutama pada Pasal 65. Secara tegas aturan ini juga mengamanatkan sedikitnya 40% dari total anggaran barang/jasa untuk dibelanjakan di UMKM.
BACA JUGA : Pemkot Jogja Buka Keran Bantuan untuk 6.000 UMKM, Begini
“Sehingga kami meminta Pemda DIY untuk segera menindaklanjuti aturan ini, minimal dari kebutuhan makanan dan minuman yang dibutuhkan di OPD bisa menggunakan produk UMKM. Tujuannya untuk membantu UMKM ini agar berkembang, sekaligus Pemda menerapkan aturan,” katanya di DPRD DIY, Senin (10/5/2021).
Huda mengatakan jumlah anggaran untuk makanan dan minuman rapat jika dihitung OPD seluruh DIY mencapai miliaran rupiah. Jika jumlah itu konsisten dibelanjakan pada UMKM maka akan meningkatkan produktivitas mereka.
“Ini akan menjadi daya ungkit tersendiri bagi perekonomian DIY terutama UMKM, karena jumlahnya untuk makanan dan minuman itu bisa miliran rupiah, maka sudah saatnya bisa dibelanjakan ke UMKM,” ujarnya.
Ia menambahkan salah satu kendala yang dihadapi terkait pembayaran, karena seringkali pemerintahan tidak bisa secara langsung melakukan pembayaran karena persoalan administrasi. Oleh karena itu UMKM perlu diberikan bantuan talangan modal sebagai dana taktis yang bisa digunakan, sehingga proses produksi tetap bisa berjalan.
BACA JUGA : 1.500 UMKM Ikut Markethub SiBakul Jogja Free Ongkir
“Kalau kami lihat UMKM sebenarnya siap dengan produk mereka, misal makanan dan minuman produknya tidak kalah dengan yang lain,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi menyatakan kampanye penggunaan produk UMKM sebenarnya sudah dilakukan, tidak hanya untuk produk makanan dan minuman, namun juga jenis lainnya. Ia memastikan produk UMKM DIY tidak kalah bersaing. Saat ini sudah banyak produk UMKM yang dipakai dalam setiap kegiatan dinas.
“Kami juga memfasilitasi ongkos kirim gratis juga kepada masyarakat yang menggunakan produk UMKM, agar UMKM ini bisa terus berkembang. Melalui aplikasi Sibakul diharapkan membantu para UMKM,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
Denmark vs Portugal berlangsung Jumat (2/10) pukul 01.45 WIB. Ronaldo absen setelah meninggalkan pemusatan latihan Portugal.
Pemkot Yogyakarta mematangkan pengajuan UNESCO World Book Capital 2028 melalui konsolidasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem buku dan literasi.
Klasemen Asian Games 2026 terbaru, Indonesia naik ke peringkat 13 setelah Desak Made meraih emas speed putri.
Jadwal Asian Games 2026 Indonesia hari ini, dari final MLBB hingga panjat tebing Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo.
Harper Malioboro Yogyakarta bersama BPBD Kota Yogyakarta menggelar pelatihan evakuasi gempa untuk meningkatkan kesiapsiagaan staf menghadapi kondisi darurat.