Cuaca Ekstrem Pangkas Hasil Tangkapan Nelayan Gunungkidul
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Rumah milik Megi Prakoso, warga Dusun Manggul, Karangasem, Paliyan terbakar pada Senin (17/5/2021) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun korban menderita kerugian material hingga belasan juta rupiah.
Tidak ada yang tahu persis kapan kebakaran ini terjadi. Pasalnya, saat api mulai membakar, rumah dalam keadaan sepi. Pemilik sedang berjualan di Pasar Trowono. Warga pun mengetahui saat api sudah mulai membesar.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, jajaran Polsek Paliyan telah melakukan pemeriksaan terkait dengan kebakaran rumah di Dusun Manggul, Karangasem. Diduga kebakaran terjadi akibat hubungan pendek arus listrik yang berasal dari kamar milik korban.
Warga bersama-sama tim pemadam kebakaran sudah berusaha memadamkan api. Namun api terlanjur membesar sehingga seluruh isinya tidak berhasil diselamatkan.
BACA JUGA: Presiden Sebut Hasil TWK Tidak Bisa Jadi Dasar Pemberhentian Novel Baswedan CS
“Kejadiannya sekitar pukul 12.30 WIB. Api cepat membesar karena didalam kamar ada kasur. Selain itu, rumah juga dalam keadaan sepi sehingga peristiwa ini baru diketahui saat api menjalar ke seluruh isi rumah,” katanya kepada wartawan, Senin.
Akibat peristiwa ini, korban menderita kerugian mencapai Rp15 juta. Selain rumah ludes terbakar, Megi juga harus kehilangan Sepeda Motor Suzuki Shogun AB 5752 MD. Selain itu, ada juga surat-surat berharga dan uang tunai Rp170.000 hangus dilalap sijago merah. “Tidak ada korban jiwa karena saat kejadian pemilik sedang berjualan di pasar,” ungkapnya.
Suryanto berharap kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati. Untuk mengurangi risiko kebakaran, ia mengimbau agar instalansi listrik di rumah dicek secara berkala. “Pada saat meninggalkan rumah pastikan tidak ada yang menyala dan jangan lupa dikunci. Tujuannya agar terhindar dari tindak pidana pencurian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Pemerintah Indonesia melobi AS agar minyak sawit dikecualikan dari tarif tambahan 10 persen. Airlangga menyebut proses di USTR masih berlangsung.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka bentrokan Pegangsaan. Warga dan keluarga korban sepakat menjaga kondusivitas serta mendukung proses hukum.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.