OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Pendidikan Kota Jogja mendata kondisi kesehatan siswa menjelang pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka tahap dua yang rencananya usai libur Lebaran.
“Pendataan atau skrining ini hanya dilakukan kepada siswa di 10 sekolah yang menyelenggarakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap pertama,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Budhi Asrori di Jogja, Selasa (18/5/2021).
Dia mengharapkan hasil pendataan tersebut sudah dapat terkumpul pada Rabu (18/5/2021) untuk selanjutnya sebagai bahan evaluasi dan kajian memutuskan pelaksanaan PTM tahap dua.
Sesuai kalender akademik, kegiatan pembelajaran untuk SD dan SMP usai libur Lebaran dimulai pada 20 Mei mendatang.
Sejumlah pertanyaan yang akan diajukan dalam pendataan kesehatan siswa di antaranya mengenai mobilitas siswa selama libur Lebaran.
“Apakah mereka bepergian selama libur Lebaran, apakah menerima tamu dari luar DIY, apakah tamu menginap atau tidak, apakah pergi ke tempat wisata, apakah di sekitar tempat tinggal ada warga yang terpapar COVID-19 atau tidak, dan tentunya kondisi kesehatan siswa dan keluarga secara umum,” katanya.
Pertanyaan-pertanyaan tersebut wajib dijawab secara jujur oleh siswa sebagai upaya memastikan keamanan dan kenyamanan bersama apabila uji coba PTM kembali dilakukan.
Selain melakukan pendataan kepada siswa di 10 SD dan SMP yang melakukan uji coba PTM, kegiatan juga dilakukan terhadap seluruh siswa kelas 6 SD yang akan melakukan Assesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) pada 24, 25, dan 27 Mei.
“Jika memang ada siswa yang tidak bisa mengikuti ASPD pada jadwal awal, maka siswa tersebut masih bisa mengikuti ujian susulan di tanggal berikutnya,” katanya.
BACA JUGA: Berdiri di Batu Karang, Wisatawan Jogja Terseret Ombak Pantai Siung
Secara umum, Budhi mengatakan, uji coba PTM tahap pertama sebelum libur Lebaran berjalan cukup baik.
“Sekolah yang menyelenggarakan uji coba pun menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat dan disiplin. Potensi kerumunan pun bisa diantisipasi dengan baik,” katanya.
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti berharap, penyelenggaraan PTM secara bertahap tetap bisa dilanjutkan.
“Istilahnya bukan uji coba. Lebih tepatnya adalah PTM secara bertahap. Harus dilanjutkan dan harapannya saat tahun ajaran baru nanti sudah ada lebih banyak sekolah yang siap melakukan tatap muka,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta mengungkapkan ada tujuh dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan se
Turnamen padel internasional FIP Bronze di Jogja diserbu lebih dari 200 peserta dan dorong sport tourism DIY.
Jadwal bola malam ini 22–23 Mei 2026: Arema vs PSIM, final Jepang U-17 vs China, hingga laga Eropa.
Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif
Debut Janice Tjen di Roland Garros langsung berat, menghadapi Emma Navarro di babak awal Grand Slam Paris.