Indonesia 0-0 Malaysia, Media Vietnam Puji Penampilan Maarten Paes
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Foto ilustrasi ujian SD di salah satu sekolah di DIY. Harian jogja-Uli febriarni
Harianjogja.com, BANTUL - Langkah pengawasan ketat telah dilakukan oleh Disdikpora Bantul untuk mencegah terjadinya kebocoran soal Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) tingkat SD yang mulai digelar Senin (24/5/2021).
Tak hanya penyusun soal, pihak percetakan juga dipastikan tidak bisa mengakses master soal dengan mudah.
"Kami sudah lakukan upaya. Penyusun soal datang dan pergi dari Disdikpora tanpa bisa membawa master soal. Untuk penggandaan, percetakan juga tidak memiliki master soal. Ini langkah kami sebagai upaya mencegah kebocoran soal," kata Kasi Kurikulum SD Disdikpora Bantul, Wahyoto,Minggu (23/5/2021).
BACA JUGA : Dimulai Besok, Begini Gambaran ASPD Tingkat SD di Sleman
Wahyoto mengungkapkan, ada sebanyak 14.182 siswa kelas VI SD/MI negeri dan swasta di Bantul yang ambil bagian pada ASPD yang digelar Senin (24/5), Selasa (25/5) dan Kamis (27/5). Mereka merupakan siswa di 393 sekolah di Bumi Projotamansari.
Berbeda dengan ASPD di tingkat SMP/MTs, ASPD SD/MI akan menggunakan kertas. Alasannya, sarana dan prasarana di tiap sekolah tidak sepenuhnya mendukung pelaksanaan ujian dengan komputer.
"Untuk soal sudah kami drop ke sekolah sejak Sabtu (22/5), sedangkan Lembar Jawab dikirim sejak Jumat (21/5)," lanjutnya.
Meski tidak menggunakan komputer, Wahyoto menyatakan fungsi ASPD SD/MI akan sama dengan tingkat SMP/MTs yakni untuk pemetaan mutu pendidikan. Ada tiga mata pelajaran yang diuji pada ASPD kali ini adalah Bahasa Indonesia yang digelar Senin (24/5), Matematika pada Selasa (25/5) dan IPA pada Kamis (27/5). Sedangkan ujian susulan dijadwalkan digelar Rabu (2/6) untuk Bahasa Indonesia dan Matematika.
"Sedangkan IPA digelar Kamis (3/6)," ungkapnya.
Karena masih dalam masa pandemi, menurut Wahyoto maka penerapan protokol kesehatan ketat wajib dilakukan saat ujian. Selain mewajibkan siswa mengenakan masker dan mencuci tangan, ada jaga jarak antarsiswa saat menjalani ujian.
BACA JUGA : Besok, Siswa Kelas Enam SD di Kulonprogo Jalani ASPD
Di mana, satu ruangan hanya akan diisi 10 siswa. Untuk tempat duduk juga telah diatur dan pelaksanaan akan mengedepankan protokol kesehatan. Selain itu, pelaksanaan ujian juga akan melibatkan satgas penanganan Covid-19 di tingkat kalurahan dan kapanewon. Agar pelaksanaan berjalan lancar, Wahyoto menyatakan sejumlah persiapan telah dilakukan.
"Salah satunya adalah tryout. Kami juga telah mengecek kesiapan sekolah untuk penerapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.