DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Ilustrasi siswa SMP - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGpt
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Siswa SMP di Gunungkidul kini mulai mengikuti tryout persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026, langkah strategis sebelum pelaksanaan ujian pada April mendatang. Tryout ini dijadwalkan berlangsung sebanyak lima kali untuk membiasakan siswa menghadapi soal TKA dan mengoptimalkan kemampuan akademik mereka.
Kepala SMP Negeri 2 Wonosari, Suhartati, mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan TKA sebagai pengganti Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) maupun Ujian Nasional (UN). Pelaksanaan ujian tingkat SMP sendiri akan berlangsung pada rentang 6–16 April 2026.
Menurut Suhartati, persiapan tidak hanya berupa penguatan materi pelajaran, tetapi juga melalui tryout agar siswa terbiasa dengan format ujian dan mampu mencapai hasil optimal.
“Rencananya ada lima kali tryout dan saat ini sudah terlaksana sekali. Mulai besok [Selasa, 20/1/2026] hingga Kamis [22/1/2026] dilaksanakan tryout kedua,” kata Suhartati, Senin (20/1/2026).
Dia menjelaskan, tiga dari tryout diselenggarakan secara serentak oleh Dinas Pendidikan Gunungkidul, sedangkan dua lainnya diadakan oleh MKKS Gunungkidul dan MKKS DIY.
“Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan persiapan para siswa semakin mantap jelang TKA,” tambahnya.
Untuk SMP Negeri 2 Wonosari, seluruh siswa kelas IX berjumlah 210 anak siap mengikuti TKA Tahun Ajaran 2025–2026.
Kepala SMP Negeri 1 Wonosari, Agus Maryanto, menyatakan jumlah siswa yang mengikuti TKA sama, yakni 210 peserta. Tryout pertama sudah dilaksanakan, dan tryout kedua akan berlangsung besok.
“Tryout ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan siswa sekaligus menjadi umpan balik bagi guru dalam mengevaluasi keberhasilan pembelajaran,” ujar Agus.
Mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, dan Matematika.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati, menegaskan TKA hampir sama dengan ASPD. Tes ini bukan penentu kelulusan siswa, tetapi sebagai salah satu prasyarat Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) ke jenjang pendidikan lebih tinggi.
“Hasil TKA akan digunakan untuk penerimaan sekolah, khususnya melalui jalur prestasi. TKA bukan untuk menentukan kelulusan, tetapi sebagai asesmen standarisasi nasional untuk mengukur capaian akademik siswa,” kata Nunuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.