WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Sampai saat ini, di Sleman belum ditemukan bukti kuat adanya varian baru covid-19.
Kepala Laboratorium Mikro Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Titik Nuryastuti, mengatakan pihaknya masih dalam proses pencarian. “Belum ada. Saat ini masih dikerjakan Whole Genome Sequencing,” katanya, Kamis (27/5/2021).
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo, menuturkan untuk melanjutkan pemeriksaan genome, dilakukan di dua laboratorium yang ditunjuk oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kesehatan, yakni FKKMK UGM dan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP)
“Kalau yang masuk ke lab UGM itu pasti sudah disiapkan spesimennya, ini untuk periksa PCR biasa kemudian selanjutnya untuk memeriksa genomnya. Lab yang ditunjuk itu harus menyampaikannya ke Litbangkes dan secara periodik dilaporkan. Seperti kasus di Cilacap itukan laporan periodic,” katanya.
Baca juga: Klaster Baru Bermunculan di Sleman, Ratusan Warga Jalani Skrining Masal
Meski belum terbukti, kecurigaan sudah masuknya varian baru covid-19 di Sleman sudah ada. Hal ini melihat pada sembilan kasus positif yang meninggal dengan cepat meski gejalanya ringan.
“Ya cenderung ke arah sana [varian baru] karena tidak biasa tidak, seperti covid-covid sebelumnya dimana perlu waktu [sebelum meninggal] dan kadang-kadang menyelesaikan isolasi itu sembuh,” ujarnya.
Sembilan orang ini akta dia, memang sebagian besar merupakan lansia dan memiliki penyakit komorbid. Semuanya juga bukan merupakan pelaku perjalanan, sehingga kemungkinan mereka terpapar virus dari kontak dengan pelaku perjalanan. Meski masih bersifat dugaan, kemungkinan terdekat jika memang itu merupakan varian baru adalah varian India atau B1617.
“Kita agak sulit untuk mengatakanya, tapi yang lebih dekat dari kita kan yang varian India itu 1617 ya. Tapi sekali lagi ini hanya dugaan kami saja, tidak bisa memastikan dan tidak bisa meyakinkan bahwa ini adalah varian baru. Cuma saya mengamati gejalanya,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Orang bertubuh kurus juga dapat mengalami kolesterol tinggi. Dokter spesialis jantung mengungkap empat penyebabnya, mulai dari faktor genetik, pola makan, kuran
Prabowo menyiapkan penguatan total BNN melalui regulasi, teknologi, SDM, infrastruktur, dan anggaran untuk memperkuat pemberantasan narkoba.
Jembatan Perintis Garuda di Jatisarono memangkas akses petani hingga empat kilometer dan membuka konektivitas antarpadukuhan di Kulonprogo.
Cicilan pertama Kopdes Merah Putih ke Himbara jatuh tempo pada September 2026. Pemerintah menargetkan seluruh persyaratan rampung pada Agustus.
Presiden AS Donald Trump menggelontorkan dana US$5 miliar atau sekitar Rp81 triliun untuk memperluas Genesis Mission, program AI nasional yang mempercepat penem