FairSquare Laporkan Infantino ke IOC Soal Kasus Balogun dan Trump
Gianni Infantino dilaporkan ke IOC atas dugaan intervensi kasus Balogun & hubungan dengan Trump. FairSquare tuduh pelanggaran netralitas, FIFA bantah.
Grand Opening Sentra Vaksin di SMK Kesehatan Bantul, Jumat (28/5/2021)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul memastikan mengajukan sebanyak 50.000 dosis vaksin AstraZeneca kepada Dinkes DIY. Pengajuan ini dilakukan sebagai upaya percepatan vaksinasi warga lansia di Bumi Projotamansari.
Kepala Dinkes Bantul, Agus Budi Raharja mengatakan jika permintaan 50.000 dosis vaksin AstraZaneca terealisasi, program vaksinasi terhadap lansia bisa dipercepat.
"Artinya, satu hari selama hampir satu bulan akan ada vaksinasi warga lansia dengan sasaran mencapai 1.500 hingga 2.000 orang lansia," kata Agus saat ditemui di sela-sela Grand Opening Sentra Vaksin di SMK Kesehatan Bantul, Jumat (28/5/2021).
Agar vaksinasi lansia bisa berjalan cepat, Agus menyatakan akan memaksimalkan metode jemput bola dengan langsung turun ke kampung-kampung untuk realisasi vaksinasi. Metode jemput bola, dinilai efektif karena petugas bisa menjemput lansia yang kesulitan untuk datang ke lokasi vaksinasi. "Semoga terealisasi. Sejauh ini petugas yang kami miliki siap untuk mempercepat vaksinasi," kata Agus.
Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Kementerian Kesehatan, Agusdini Banun Saptaningsih mengatakan dari dua juta dosis vaksin AstraZeneca yang dihibahkan dari Covac ke Indonesia, DIY mendapatkan jatah 250.000 dosis vaksin AstraZenaca, dan vaksinasi pertama harus dilakukan pada Juni 2021. Sedangkan pada Agustus mendatang, Pemerintah Pusat mengirimkan vaksin AstraZeneca ke DIY. "Untuk saat ini kami masih fokus vaksinasi tahap kedua untuk pelayanan publik dan lansia," ujarnya.
Terkait dengan AstraZenaca CTMAV547 yang sebelumnya ditarik oleh BPOM, Banun mengatakan kepastian aman digunakan dan tidak, pihaknya masih menunggu informasi dari BPOM.
"Untuk vaksin AstraZeneca yang saat ini sudah ada di Gudang Farmasi Dinkes DIY bukan vaksin AstraZeneca CTMAV547, karena AstraZeneca CTMAV547 sudah ditarik," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gianni Infantino dilaporkan ke IOC atas dugaan intervensi kasus Balogun & hubungan dengan Trump. FairSquare tuduh pelanggaran netralitas, FIFA bantah.
Truk bermuatan semen terguling di Ring Road Selatan Bantul usai diduga gagal menyalip. Arus lalu lintas sempat terganggu sebelum kembali normal.
Presiden Prabowo memanggil Jaksa Agung, Kapolri, dan Menhan untuk menerima laporan serta menjaga stabilitas di tengah perkembangan kasus hukum.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meraih penghargaan dalam Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026 pada klaster Ekonomi Berkelanjutan dan Kebudayaan
Pakar UMY menegaskan PPN 11% Strava bukan pajak olahraga, melainkan dikenakan pada layanan premium aplikasi digital berbayar.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan pentingnya membangun bisnis berbasis nilai dan kepercayaan dalam era ekonomi modern.