2.000 Warga Magelang Tebus Sembako Murah dari PSMTI
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Sarasehan di kantor partai yang diikuti oleh segenap fungsionaris DPD partai,badan atau sayap partai, dan kader-kader PDI Perjuangan DIY. /Ist-dok PDIP DIY
Harianjogja.com, JOGJA- Tanggal 1 Juni adalah hari sakral bagi PDI Perjuangan. Partai politik ini selalu menjadikan hari tersebut sebagai momentum merefleksi peristiwa yang terjadi dahulu pada 1 Juni 1945, yaitu saat Bung Karno menawarkan dasar bagi Indonesia Merdeka. Bung Karno kemudian menamai dasar Negara tersebut dengan Pancasila dalam forum sidang BPUPKI.
Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Nuryadi Situasi saat ini dinamika politik bangsa masih menghadapi tantangan khususnya masih maraknya peristiwa radikalisme/fundamentalisme yang dilakukan kelompok yang ingin Indonesia memiliki paham dasar bernegaranya tidak mendasarkan pada Pancasila.
“Ini menjadi tanggung jawab bagi PDI Perjuangan untuk meluruskan dan mendukung Pemerintah untuk memerangi dan menghentikan upaya pengalihan atau rongrongan upaya kelompok tersebut,” katanya, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Selasa (2/6/2021).
Baca juga: Selter untuk Orang Telantar di Bantul Ditarget Beroperasi November 2021
Ia menegaskan PDI Perjuangan sudah final menjadikan Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia dan secara nyata Pancasila dijadikan ideologi perjuangan bagi PDI Perjuangan. Ini tertuang nyata dalam Mukadimah Partai dan AD-ART Partai sehingga wajib bagi PDI Perjuangan untuk membumikan nilai-nilai Pancasila di tengah-tengah kehidupan sosial masyarakat yang majemuk ini.
DPD PDI Perjuangan DIY, lanjutnya, dalam peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni ini melangsungkan sarasehan di kantor partai yang diikuti oleh segenap fungsionaris DPD partai, badan atau sayap partai dan kader-kader partai.
“Seluruh kegiatan digelarn tetap mengindahkan Protokol Kesehatan Covid-19 dengan jumlah yang dibatasi 40-an orang,” katanya.
Ia menambahkan momentum hari lahir Pancasila ini juga sekaligus merupakan momen untuk dimulainya Bulan Bung Karno 2021 yang akan dilangsukan mulai 1 Juni 2021 sampai sebulan ke depan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Esteban Ocon memutuskan meninggalkan Haas pada akhir musim F1 2026 setelah menjalani 39 balapan bersama tim tersebut
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.