Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Pertamina Siapkan Rantai Pasok SAF
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Ilustrasi Ruang Terbuka Hijau./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman berencana membangun sarana dan prasarana olah raga di masing-masing kapanewon. Untuk tahap pertama akan menyasar tiga kapanewon.
Sekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan penyediaan sarana dan prasarana olah rega ini dimulai dari lingkungan Pemkab dengan fasilitas jogging track di seputar lapangan Pemkab. Jogging track untuk kegiatan olah raga masyarakat dengan memakai alat outdoor fitness dan jalan sehat itu akan dibangun di 17 kapanewon.
"Sarana dan prasara olah raga untuk masyarakat ini akan dibangun tiap tahun. Fasilitas ini disediakan untuk sarana dan kegiatan olah raga masyarakat. Agar semua sehat," katanya, Senin (14/6).
Menurut Harda, tahap pertama pembangunan jogging track ini akan dibangun di tiga kapanewon dengan memanfaatkan lapangan yang ada. Dimulai dari Banyurejo Kapanewon Tempel, Donokerto Kapanewon Turi dan Sidoagung Kapanewon Godean.
Adapun anggaran yang disediakan, lanjut Harda, bervariasi. Hal itu tergantung dari kondisi lapangan yang tersedia. Adapun fasilitas yang disediakan tidak jauh berbeda dengan fasilitas Jogging Track yang berada di lingkungan Pemkab Sleman. Dengan begitu, masyarakat bisa melakukan aktivitas olah raga dengan fasilitas yang memadai.
"Anggarannya antara Rp2 miliar hingga Rp3 miliar, tergantung kondisi lapangan. Jadi lapangan yang ada kemudian kami bangun sarana jogging track dan fasilitas lainnya," ujar Harda.
Harda mengatakan tidak ada target berapa tahun seluruh kapanewon di Sleman memiliki fasilitas Jogging Track ini. "Yang jelas, kalau tahun ini tiga kapanewon dulu, nanti ditambah berapa kapanewon. Menyesuaikan situasi dan kondisi keuangan daerah. Target selesai kalau 17 kapanewon sudah memiliki semua fasilitas Joging Track ini," ujarnya.
Bentuk Tim
Pemkab Sleman sendiri saat ini membentuk Tim Bola Voly menyusul telah dibentuknya Tim Sepak Bola di lingkungan Pemkab Sleman. Pembentukan Tim Bola Voly Pemkab Sleman ini pun diresmikan oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa di GOR Pangukan Sleman.
Menurut Danang, pembentukan tim Pemkab Sleman Volly Ball ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk giat berlatih dan meningkatkan prestasi. Keberadaan tim ini, selain dapat menyalurkan bakat dan hobi juga untuk ajak olah raga ditengah kesibukan bekerja di lingkungan Pemkab.
Pemrakarsa Pembentukan Tim Pemkab Sleman Voly Ball yang juga Wakil Ketua DPRD Sleman Arif Kurniawan menambahkan pembentukan tim ini selain sebagai sarana olah raga juga dapat meraih prestasi yang membanggakan. "Ke delan tim ini bisa mengikuti ajang pertandingan mewakili Pemkab Sleman. Saya dan pak Danang dulu juga mantan pemain Tim Ganefo Sleman," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Panjat tebing Indonesia gagal menambah medali dari nomor lead putra dan putri di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Eskalator Stasiun Duri mengalami gangguan dan bergerak mundur. Sebanyak 12 penumpang luka ringan dan mendapat penanganan medis.
Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY dan Bendahara DPD Gerindra DIY meninggal pada Sabtu (3/10/2026).
Jarak pandang 600 meter membuat delapan penerbangan di Bandara SMB II Palembang tertunda, terdiri atas empat kedatangan dan empat keberangkatan.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.