Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Ratusan ASN hasil seleksi CPNS 2018 lalu sedang mengucapkan sumpah janji ASN dihadapan Bupati Bantul Suharsono di Pendopo Parasamya II Manding, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul, Kamis (12/3/2020). /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul kembali membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Kuota CPNS yang diperoleh Bantul dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) sebanyak 213 formasi CPNS.
“Formasi terbanyak untuk tenaga kesehatan,” kata Kepala Bidang Formasi, Pengembangan, dan Diklat Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Vita Yuliatun, saat dihubungi Rabu (16/6/2021).
Selain mendapat kuota CPNS 213 formasi, Pemkab Bantul juga mendapatkan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 708 formasi yang sebagian besar adalah guru dan tenaga kependidikan. Sehingga total kuota CPNS dan PPPK untuk Bantul sebanyak 921 formasi.
Kuota formasi CPNS dan PPPK tersebut lebih sedikit dari yang diajukan sebanyak 1.017 formasi. Sementara untuk jadwal tahapannya, Vita belum bisa menyampaikan karena masih menunggu regulasi dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS dan PPPK.
Dia mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai oknum yang mengiming-imingi dapat meloloskan CPNS karena proses seleksi CPNS dan PPPK ini dilakukan secara terbuka, transparan dan akuntabel serta dapat dipertanggung jawabkan. Masyarakat juga diminta mencari informasi melalui media resmi tentang informasi seleksi CPNS dan PPPK
“Masyarakat diimbau untuk mengikuti perkembangan informasi pengadaan ASN melalui situs atau media sosial resmi dari Pemkab Bantul,” ujar Vita.
Lebih lanjut Vita mengatakan kuota CPNS dan PPPK yang diterima Pemkab Bantul tahun ini masih jauh dari kebutuhan pegawai. Jumlah pegawai di lingkungan Pemkab Bantul per Mei 2021 sebanyak 7.872 orang. Sementara yang pensiunan rata-rata pertahunnya mencapai 500-600 orang. Untuk menutupi kekurangan tersebut Pemkab Bantul merekrut tenaga non-ASN.
“Selama ini [untuk menutupi kekurangan ASN] diupayakan optimalisasi kinerja ASN yang ada dan menambah personal melalui belanja jasa pegawai non-ASN,” tandas Vita
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Peringatan HAN 2026 di Prambanan libatkan ratusan siswa. Edukasi budaya, bantuan sosial, dan pesan penting untuk generasi muda.
Donald Trump dikabarkan ingin mendorong Presiden FIFA Gianni Infantino menjadi Sekjen PBB setelah masa jabatan António Guterres berakhir.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis dijalankan secara transparan tanpa rapat rahasia dan konflik kepentingan.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.