Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Ratusan ASN hasil seleksi CPNS 2018 lalu sedang mengucapkan sumpah janji ASN dihadapan Bupati Bantul Suharsono di Pendopo Parasamya II Manding, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul, Kamis (12/3/2020). /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul kembali membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Kuota CPNS yang diperoleh Bantul dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) sebanyak 213 formasi CPNS.
“Formasi terbanyak untuk tenaga kesehatan,” kata Kepala Bidang Formasi, Pengembangan, dan Diklat Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Vita Yuliatun, saat dihubungi Rabu (16/6/2021).
Selain mendapat kuota CPNS 213 formasi, Pemkab Bantul juga mendapatkan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 708 formasi yang sebagian besar adalah guru dan tenaga kependidikan. Sehingga total kuota CPNS dan PPPK untuk Bantul sebanyak 921 formasi.
Kuota formasi CPNS dan PPPK tersebut lebih sedikit dari yang diajukan sebanyak 1.017 formasi. Sementara untuk jadwal tahapannya, Vita belum bisa menyampaikan karena masih menunggu regulasi dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS dan PPPK.
Dia mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai oknum yang mengiming-imingi dapat meloloskan CPNS karena proses seleksi CPNS dan PPPK ini dilakukan secara terbuka, transparan dan akuntabel serta dapat dipertanggung jawabkan. Masyarakat juga diminta mencari informasi melalui media resmi tentang informasi seleksi CPNS dan PPPK
“Masyarakat diimbau untuk mengikuti perkembangan informasi pengadaan ASN melalui situs atau media sosial resmi dari Pemkab Bantul,” ujar Vita.
Lebih lanjut Vita mengatakan kuota CPNS dan PPPK yang diterima Pemkab Bantul tahun ini masih jauh dari kebutuhan pegawai. Jumlah pegawai di lingkungan Pemkab Bantul per Mei 2021 sebanyak 7.872 orang. Sementara yang pensiunan rata-rata pertahunnya mencapai 500-600 orang. Untuk menutupi kekurangan tersebut Pemkab Bantul merekrut tenaga non-ASN.
“Selama ini [untuk menutupi kekurangan ASN] diupayakan optimalisasi kinerja ASN yang ada dan menambah personal melalui belanja jasa pegawai non-ASN,” tandas Vita
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Sebanyak 114 sekolah di Bantul masuk program revitalisasi 2026. Pembangunan ditargetkan selesai maksimal pertengahan Desember.
TNGM mencatat 36 pendaki ilegal Merapi lahir 2006–2008. Sebanyak 13 orang lahir 2008, sementara jalur masih ditutup.
Komisi C DPRD Gunungkidul meminta proyek infrastruktur 2026 selesai tepat waktu dan berkualitas agar tak mengganggu penyerapan anggaran.
Malaysia mengerahkan 1 pesawat, 3 helikopter, dan 52 anggota pemadam kebakaran untuk membantu Indonesia menangani karhutla di Kalimantan.
Peta peluang emas Indonesia di Asian Games 2026 tersebar dari panjat tebing, angkat besi, bulu tangkis hingga sejumlah cabang lain.