Sinopsis Film Gak Ada Matinya, Ketika Kematian Ayah Justru Dianggap Jalan Keluar
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Ilustrasi kemiskinan./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL - Sebanyak 3.792 unit rumah tidak layak huni (RTLH) masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Bantul.
Untuk itu, Pemkab berusaha menggandeng sejumlah pihak agar jumlah rumah tidak layak huni tersebut mampu ditangani. Selain itu, Pemkab juga meminta agar penerima bantuan RTLH tidak menggunakan bantuan tersebut membeli gawai.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan ada komitmen dari Pemkab untuk menyelesaikan sisa RTLH yang belum tertangani. Nantinya, diharapkan, seluruh rumah di Bantul adalah rumah yang layak huni sehat dan aman.
"Untuk itu, Pemkab tengah berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat, Provinsi DIY, lembaga-lembaga donor. Selain itu Pemkab juga menggandeng kalurahan untuk mengalokasikan anggaran APBD Kalurahan setiap tahun minimal untuk lima unit RTLH untuk warganya.
"Harapannya, dengan banyaknya pihak yang terlibat, maka RTLH ini bisa ditangani," lanjutnya.
BACA JUGA: Objek Wisata di Gunungkidul Diminta Ditutup Sabtu-Minggu
Lebih lanjut Halim berharap kepada para penerima bantuan RTLH agar tidak menggunakan uang bantuan untuk membeli gawai, kulkas atau barang lainnya.
"Kami minta uang bantuan RTLH digunakan untuk membangun atau memperbaiki rumah," harapnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul Bobot Ariffi\'aidin mengatakan hingga 2021 ada 6.381 rumah yang masuk RTLH. Dari jumlah itu, 2.589 unit telah tertangani.
"Sisanya, 3.792 unit RTLH masih jadi pekerjaan untuk kami," katanya.
Lebih lanjut, Bobot mengungkapkan, pads 2021 pihaknya kembali mengucurkan bantuan untuk RTLH mencapai 127 unit untuk dua kapanewon yakni 60 unit RTLH untuk kapanewon Pandak dan 27 unit untuk kapanewon Pleret.
Adapun detail penerima bantuan untuk Kapanewon Pandak 20 unit untuk Kalurahan Triharjo, 20 unit untuk Kalurahan Gilangharjo dan 20 unit untuk Kalurahan Wijirejo. Untuk Kapanewon Pleret terdiri dari 25 unit untuk Kalurahan Segoroyoso dan dua unit untuk Kalurahan Wonolela.
"Untuk setiap KK mendapatkan bantuan Rp20 juta. Setelah sebelumnya mereka memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.