4 Warga Semanu Gunungkidul Positif Antraks, 47 Orang Masuk Risiko Terpapar
Empat warga Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, positif antraks. Sebanyak 47 orang masuk risiko terpapar dan dipantau selama 60 hari.
Wisatawan menikmati suasana sore hari di Bukit Paralayang Watu Gupit, Pedukuhan Gabug, Desa Giricahyo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul belum lama ini./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Destinasi wisata Bukit Paralayang Watugupit di Kalurahan Giricahyo, Purwosari ditutup selama dua minggu mulai Kamis (24/6/2021) hingga 7 Juli mendatang. Penutupan dilakukan karena rawan penularan virus corona karena ada pelaku wisata yang kontak erat denga pasien positif.
Lurah Giricahyo, Suparyana mengatakan, kasus penyebaran virus corona di wilayahnya sedang mengalami lonjakan. Hal ini tak lepas dari acara hajatan warga di Dusun Gabuk yang menjadi sumber penularan. “Acara hajatan dilasksanakan di 20 Juni ada empat orang warga yang terkonfirmasi positif corona,” katanya kepada wartawan, kemarin.
Dampak dari temuan kasus ini langsung dilakukan tracing dengan pasien yang dinyatakan positif. Adapun hasilny ada 71 orang yang dinyatakan kontak erat. “Dari jumlah itu ternyata ada warga yang menjadi pelaku wisata di Watugupit,” ungkapnya.
BACA JUGA: Indonesia Berpeluang Besar Kuasai Ekspor Produk Fesyen Muslim
Meski hasil dari pengetesan belum keluar, Suparyana mengaku tidak mau mengambil risiko. Oleh karenanya, destinasi bukit paralayang Watugupit ditutup sementara waktu. “Ini untuk antisipasi agar penularan tidak menyebar ke luar daerah,” katanya.
Menurut dia, penutupan sudah dilakukan sejak Kamis (24/6/2021) hingga 7 Juli mendatang. Meski demikian, lanjutnya, penutupan juga bersifat situasional dan mengacu pada keluarnya hasil tes dari pelaku wisata ini. “Mudah-mudahan hasil negatif sehingga bukit paralayang bisa kembali dibuka,” katanya.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengaku belum mengetahui secara pasti berkaitan dengan penutupan destinasi wisata di bukit paralayang di Kapanewon Purwosari. Menuru dia, hingga sekarang belum ada instruksi berkaitan dengan penutupan area wisata. “Belum ada instruksinya,” kata Hary.
Dia mengungkapkan sempat ada pertemuan lintas sektoral mulai dari bupati dan jajaran, Dinas Pariwisata DIY hingga mitra asosiasi wisata di Gunungkidul. Pertemuan membahas tentang aktivitas wisata di tengah lonjakan kasus corona. “Sesuai dengan arahan bupati, seluruh pelaku wisata lebih menggencarkan lagi protokol kesehatan [prokes]. Sebab itu menjadi kunci utama untuk pencegahan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat warga Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, positif antraks. Sebanyak 47 orang masuk risiko terpapar dan dipantau selama 60 hari.
KSAD Maruli Simanjuntak menanggapi namanya yang disebut masuk bursa calon Panglima TNI dan menyebut seluruh kepala staf berpeluang menjadi calon.
Pemerintah menargetkan jalan tol bebas truk ODOL mulai 1 Januari 2027 dengan integrasi data dan pengawasan berbasis teknologi.
Ingin mengambil Paket C? Simak syarat dokumen, cara daftar, proses pembelajaran, hingga ketentuan penilaian dan ujian Paket C.
Memasuki usia ke-270, Kota Jogja didorong terus memodernisasi kota dengan tetap berpijak pada budaya, sejarah, lingkungan, transportasi publik, dan kawasan rend
Partisipasi Pilur Serentak 2026 Bantul mencapai 73,7%. DPMK menyiapkan evaluasi dan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pada 2028.