Makanan Penyeimbang Hormon Wanita, Atasi Stres dan Gangguan Menstruasi
Daftar makanan penyeimbang hormon wanita seperti sayuran hijau, yoghurt, dan flaxseed. Bantu atasi stres, jerawat, hingga gangguan menstruasi.
Agus Untantoro menunjukkan kartu program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan miliknya, Kamis (1/7/2021)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Agus Untantoro, warga Condongcatur, Depok, Sleman merasa terbantu dengan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan. Menurutnya, menjadi peserta BPJS Kesehatan sangat menguntungkan. Bukan hanya premi yang dibayarkan rendah, tetapi juga memberikan rasa aman saat mengalami gangguan kesehatan.
Dia pun mengajak masyarakat yang belum mendaftar BPJS untuk menjadi peserta. Alasannya, menjadi peserta BPJS Kesehatan dapat menjaga diri manakala kondisi kesehatan terganggu. "Contohnya saya, sejak dua tahun terakhir saya menjalani fisioterapi. Ada pembekuan di bahu atau istilahnya frozen shoulder," kata Agus sambil menunjukkan pundaknya, Kamis (1/7/2021).
Bahu beku atau capsulitis adhesif mengacu pada peradangan dan pengerasan kapsul sendi. Gangguan tersebut muncul belakangan ini. Sebagai jurnalis televisi, sejak muda ia membawa kamera yang digantung di pundak. Aktivitas yang berlangsung lama itu ternyata berakibat pada pembekuan di bagian kedua bahunya.
Bahu beku memiliki tiga tahap, yang masing-masing memiliki gejala berbeda. Tahap pertama pembekuan. Pada tahap ini, sakit dirasakan ketika melakukan segala macam gerakan pada bahu dan bahu juga mulai terasa kaku serta sulit digerakkan.
Selanjutnya tahap beku, yakni rasa sakit mulai berkurang namun pundak menjadi lebih kaku, dan rentang gerak berkurang secara signifikan. Terakhir yakni tahap pencairan. Pada tahap ini rentang gerakan di bahu mulai membaik sehingga lama kelamaan bahu bisa kembali normal. Terapi pemulihan masing-masing tahap ini dapat berlangsung beberapa bulan. "Dan beruntung saya menjadi peserta BPJS. Selama menjalani fisioterapi di RS Panti Rapih saya tidak membayar sepeserpun. Tidak hanya saya, istri saya juga pernah menjalani operasi di tangannya," kata Agus.
Sebelum menjalani operasi, kata Agus, istrinya pernah mengalami kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan tersebut tanpa disadari menyebabkan bagian pergelangan tangan kanannya retak. "Keretakan yang ditimbulkan menyebabkan sebagian syaraf terjepit. Sakitnya minta ampun," katanya.
Saat menjalani operasi, kata Agus, biayanya ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan. Ia tinggal menandatangani surat persetujuan tindakan operasi. "Saya hanya bayar biaya PCR untuk pemeriksaan Covid-19 sebelum dioperasi. Selebihnya ditanggung BPJS. Sampai sekarang masih kontrol. Saat itu saya tanya biaya operasinya kalau tidak menggunakan BPJS Rp19 jutaan," ujarnya.
Berangkat dari peristiwa yang dia alami, Agus mengajak warga yang belum menjadi peserta untuk ikut program BPJS Kesehatan. Sebab program ini sangat menolong masyarakat saat mengalami gangguan kesehatan. "Apalagi iuran yang dibayar setiap bulan tidak seberapa dibandingkan membayar biaya operasi, misalnya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daftar makanan penyeimbang hormon wanita seperti sayuran hijau, yoghurt, dan flaxseed. Bantu atasi stres, jerawat, hingga gangguan menstruasi.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.