Drag Bike Sleman 2026 Jadi Magnet Sport Tourism, Catat Tanggalnya
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Raisan Al Farisi
Harianjogja.com, SLEMAN-Mendukung pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Pemkab Sleman membuat kebijakan pemadaman lampu jalan pada malam hari. Meski minim penerangan, Polisi pastikan tidak ada tindak kriminal.
Kapolres Sleman, AKBP Wachyu Tri Budi, menjelaskan kebijakan pemadaman lampu di malam hari merupakan upaya pengurangan mobilitas masyarakat di malam hari. “Ga usah keluyuran malam-malam. Kalau cari makan sebelum itu,” ujarnya, Rabu (7/7/2021).
Mendukung kebijakan ini, Polres Sleman juga melakukan penyekatan dan penjagaan di sejumlah titik yang rawan terjadi penumpukan mobilitas, diantaranya simpang empat Janti ke barat, jalan Kaliurang sisi selatan, jalan Affandi, kawasan UPN Veteran hingga Seturan dan Nologaten.
BACA JUGA: Covid-19 DIY Bertambah 1.370 & 32 Orang Meninggal dalam Sehari
Dengan adanya pemadaman lampu ditambah penjagaan tersebut, ia memastikan dapat menurunkan angka kecelakaan maupun kriminalitas. “Tempat yang dilakukan pemadaman lampu itu kami lakukan penjagaan. Kami survey curanmor [pencurian kendaraan bermotor] sudah hampir nggak ada selama PPKM Darurat ini,” ungkapnya.
Adapun beberapa sektor kerja yang mungkin masih beroperasi di malam hari seperti ojek online dan sebagainya, ia memastikan tidak ada masalah meski kondisi jalan gelap. “Insyaalloh daerah itu kalau dimatikan masih kelihatan kok. Yang penting motornya ada lampunya dan jangan ngebut,” ungkapnya.
Disamping itu, pihaknya bersama petugas gabungan juga menutup sejumlah jalan di siang hari untuk dilakukan penyemprotan disinfektan di area sekitar jalan. Pada Rabu (7/7/2021) penyemprotan dilakukan di sepanjang jalan Laksda Adi Sucipto, mulai dari simpang tiga UIN Sunan Kalijaga ke timur.
Sebelumnya, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menjelaskan reklame dan lampu penerangan di sejumlah ruas jalan juga akan dipadamkan. Beberapa ruas jalan yang sering ramai dilintasi oleh pengendara, lampu PJU akan disetting padam lebih awal.
“Jalan seperti di sekitar Seturan, Gejayan, Jakal (Jalan Kaliurang), Tajem dan jalan utama lainnya akan disetting padam lebih awal. Ada juga yang nanti dipadamkan pukul 20.00 WIB. Semua dipadamkan sampai pagi hingga tanggal 20 besok,” katanya.
Ia meminta masyarakat agar tidak perlu khawatir soal terjadinya kejahatan dan kecelakaan yang bisa saja terjadi. Pemkab Sleman dengan Polres dan Kodim 0732 Sleman telah berkomitmen untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat Sleman saat kebijakan ini diterapkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
iOS 27 beta 5 mengungkap enam iPhone baru yang belum diumumkan Apple, termasuk iPhone Ultra yang disebut sebagai ponsel lipat pertama.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Kamis 13 Agustus 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru dari 0,5 gram hingga 1.00
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Minim Sampah, Berkarya di Kebun, Bahagia di Dapur