Mitsubishi Fuso Hadirkan Ekosistem Next Generation Zero Down Time
Next Generation Zero Down Time (ZDT) mentransformasi layanan purnajual dari pemeliharaan reaktif menjadi pencegahan proaktif untuk mendeteksi potensi kendala
Kelas Cakap Digital Siberkreasi X KUMPUL./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA - Perkembangan teknologi menyebabkan terbentuknya era digital yang membawa beberapa perubahan. Pada era ini, teknologi digital sudah melekat dan membantu seluruh aktivitas manusia.
Dalam Sambutan Menkominfo saat Peluncuran Program Literasi Digital Nasional (20/5) menyatakan angka pengguna internet di Indonesia telah mencapai 196,7 juta jiwa.
Presiden RI, Joko Widodo, juga berkata, "Kewajiban kita bersama untuk terus meminimalkan konten-konten negatif, banjiri & isi terus dengan konten-konten positif".
Maka dari itu dibutuhkan kemampuan literasi digital yang baik yang menjadi tugas bersama dengan dukungan semua masyarakat agar kita semua bisa mengoptimalkan kebermanfaatan internet untuk menciptakan lebih banyak konten positif dan kreatif bahkan membuat UMKM naik kelas.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni KOMINFO dan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi kembali membuka pendaftaran Kelas Cakap Digital. Periode pendaftaran mulai dari 17 Juni hingga 8 Juli 2021. Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, Kelas Cakap Digital Siberkreasi kali ini bekerjasama dengan KUMPUL untuk melaksanakan di lima kota.
Selain itu, Kelas Cakap Digital ini juga bekerjasama dengan mitra KUMPUL yakni Kembali Innovation Hub untuk penyelenggaraan di Bali pada 27 -31 Juli, Satu Atap Coworkshare untuk penyelenggaraan di Surabaya pada 3-7 Agustus, Kolektif Co. Space untuk penyelenggaraan di Yogyakarta pada 3-7 Agustus, The Greater Hub untuk penyelenggaraan di Bandung 10-15 Agustus, dan Impala Network untuk penyelenggaraan Semarang pada 16-21 Agustus 2021.
Dedy Permadi selaku Juru Bicara KOMINFO juga menambahkan bahwa kemampuan literasi digital dapat ditumbuhkan dan dikembangkan melalui kelas-kelas Literasi Digital yang diselenggarakan di 514 kabupaten / kota maupun bersama mitra-mitra jejaring Siberkreasi.
Literasi dan kecakapan digital yang dikembangkan terkait kecakapan digital, etika digital, keamanan digital, dan budaya digital. Dengan begitu, harapannya Indonesia dapat segera mempercepat transformasi digital nasional khususnya terkait pengembangan sumber daya manusia.
Kelas Cakap Digital Siberkreasi X KUMPUL ini menjadi salah satu akses edukasi literasi digital di seluruh Indonesia dengan menciptakan ribuan Penggerak Literasi Digital di Indonesia. Dengan adanya Kelas Cakap Digital ini, masyarakat khususnya generasi muda diharapkan dapat memanfaatkan internet dengan cakap, bijak, dan aman.
Kelas Cakap Digital Siberkreasi X KUMPUL ini terbuka bagi seluruh masyarakat. Masyarakat dapat mengikuti kelas ini secara gratis berupa workshop yang terdiri dari empat pilar yaitu Keamanan Digital (privasi data), Etika Digital (kredit dan hak cipta di media digital), Budaya Digital (gaya hidup digital dan integrasi kultur Indonesia di media digital), dan Kecakapan Digital (strategi & produksi konten di media sosial). Selain itu, masyarakat juga bisa mendapatkan pembelajaran mengenai kelas komunikasi.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti Kelas Cakap Digital dapat melihat info selengkapnya di Instagram @Siberkreasi atau langsung mendaftar sesuai domisili masing-masing melalui link berikut:
Bandung: s.id/siberkreasi-bandung
Surabaya: s.id/siberkreasi-surabaya
Bali: s.id/siberkreasi-bali
Yogyakarta: s.id/siberkreasi-yogyakarta
Semarang: s.id/siberkreasi-semarang. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Siaran pers
Next Generation Zero Down Time (ZDT) mentransformasi layanan purnajual dari pemeliharaan reaktif menjadi pencegahan proaktif untuk mendeteksi potensi kendala
Bank Jateng meraih penghargaan JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 dalam kategori Top Digital Application - Regional Banking
Pemkab Sleman memastikan anggaran penanggulangan kemiskinan tetap menjadi prioritas meski transfer ke daerah turun. Program bantuan masyarakat tetap berjalan.
Belanja pegawai Kota Jogja mencapai sekitar 30 persen APBD. Hasto Wardoyo memastikan gaji ASN dan PPPK tidak akan dipotong.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot segera menghidupkan Pasar Sentul dan Terban yang masih sepi melalui strategi pengelolaan dan penataan pasar.
DPRD Bantul meminta Perda larangan penjualan daging anjing di DIY disosialisasikan secara masif sebelum diterapkan di seluruh kabupaten dan kota.