KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, KULONPROGO--Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai melayani vaksinasi mobile ke kantor-kantor desa untuk mempercepat realisasi sasaran vaksinasi sebanyak 335.122 jiwa.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kulonprogo Astungkara di Kulon Progo, Senin, mengatakan sejak satu minggu yang lalu, dengan segala keterbatasan jumlah vaksinator mulai melayani vaksinasi di kantor-kantor desa dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada sasaran vaksin.
"Saat ini, sudah ada beberapa petugas Puskesmas melayani vaksinasi di balai desa. Harapannya mendekatkan pelayanan kepada sasaran vaksin, tapi juga dalam rangka percepatan realisasi sasaran vaksin," kata Astungkara.
Ia mengatakan beberapa waktu lalu, vaksinasi di Puskesmas banyak antrean panjang dan terjadi kerumuman. Saat ini, sesuai arahan pemerintah pusat, vaksinasi mobile harus ditingkatkan, sehingga diharapkan kekebalan tubuh mereka bisa terbentuk dan tak lagi rentan tertular virus yang tengah menjadi pandemi ini.
BACA JUGA: Penularan Covid-19 di DIY Hari Ini Masih Tinggi, Ini Datanya
Saat ini, TNI dan Polri dikerahkan untuk melayani vaksinasi mobile ini. Jadi, ketika TNI dan Polri memiliki alokasi vaksin yang diberikan kepada masyarakat, itu dalam rangka mempercepat vaksinasi masyarakat.
"Kita memang harus jemput bola, kalau tidak begitu tidak semua warga akan mendapatkan vaksinasi," katanya.
Lebih lanjut, Astungkara berharap masyarakat secara sukarela mendaftarkan diri untuk dilakukan vaksinasi.
"Kesuksesan vaksinasi tergantung masyarakat," katanya.
Berdasarkan data capaian vaksinasi di Kulonprogo hingga 12 Juli 2021, tenaga kesehatan sebesar 99,36 persen atau 3.282 dari 3.463 sasaran, pelayanan publik 105,48 persen atau 24.682 dari 23.414 sasaran dan lansia 27,08 persen atau 21.179 dari 78.421 sasaran.
Kemudian masyarakat rentan sebesar 18,52 persen atau 8.515 dari 45.965 sasaran dan masyarakat umum 5,79 persen atau 10.662 dari 183.859 sasaran.
Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Fajar Gegana memohon kepada Dinas Kesehatan Kulonprogo, TNI dan Polri untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan vaksinasi.
"Sistemnya nanti jemput bola atau seperti apa asalkan tidak dalam satu tempat agar tidak berkerumun," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Google menguji pusat data AI di luar angkasa lewat Project Suncatcher dengan membawa empat chip TPU ke orbit.
Gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Minggu pagi, dilaporkan menyebabkan seorang lansia
Bedog Artsfest ke-16 di Sleman mengusung tema Ngerawat Rasa dengan menjadikan sungai sebagai ruang seni dan pesan kepedulian lingkungan.
KKP akan mencabut izin KM Maulana 23 setelah dugaan kekerasan terhadap ABK viral. Kapal membawa 28 ABK dan kini diamankan di Dobo.
Pertamina kembali mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas melalui Pertamina SMEXPO 2026 Regional Jogja.