Bangladesh hingga Yordania Berebut Gantikan India di Grup Indonesia
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Bangladesh, Yordania, Suriah, Kirgistan, Lebanon, hingga Sri Lanka disebut sebagai kandidat pengganti di Grup A ber
Digital ilustrasi - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul tidak menggelar virtual tour selama pelaksanaan PPKM darurat. Keputusan untuk tidak menggelar virtual tour dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah hal.
“Ruh antara wisata langsung dan virtual berbeda. Kami juga belajar dari teman-teman yang sempat menggelar virtual tour, ternyata peminatnya tidak banyak,” kata Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Markus Purnomo Adi, Rabu (14/7/2021).
BACA JUGA : Inovasi Baru Taman Pintar Jogja, Keliling Secara Virtual
Oleh karena itu, Markus menyatakan Dispar Bantul tetap memilih mempromosikan objek wisata yang ada di Bumi Projotamansari melalui media sosial, media cetak dan media online. Adapun tujuan dari promosi tersebut adalah mengingatkan kembali jika di Bantul banyak objek wisata yang bisa dikunjungi seusai PPKM darurat.
“Kami juga selipkan pesan, selama PPKM darurat untuk menunda kegiatan wisata. Selain itu kami ingatkan terkait protokol kesehatan di tempat wisata untuk mereka yang akan berwisata usai nantinya objek wisata kembali dibuka,” imbuh Markus.
Menurut Markus, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul terkait dengan vaksinasi dosis kedua terhadap pelaku wisata di pantai selatan Bantul yang mencapai 2.066 orang.
BACA JUGA : OVO Buka Peluang Wisata Virtual Dunia Gratis, Begini
“Untuk jadwal dan tempat kami masih menunggu Dinkes Bantul. Untuk vaksinasi dosis pertama kemarin sudah digelar Rabu (30/6) dan Kamis (1/7),” katanya.
Terpisah Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Bantul, Abednego Dani Nugroho mengatakan, untuk vaksinasi dosis kedua bagi 2.066 pelaku wisata di pantai selatan Bantul baru akan digelar Oktober mendatang.
“Karena menggunakan AstraZeneca maka dosis kedua setelah tiga bulan dari vaksinasi dosis pertama. Kami juga sedang berkoordinasi dengan Dispar terkait dengan rencana vaksinasi terhadap pelaku wisata lainnya di luar pantai selatan. Dan ini sedang berproses,” jelas Abed.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Bangladesh, Yordania, Suriah, Kirgistan, Lebanon, hingga Sri Lanka disebut sebagai kandidat pengganti di Grup A ber
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Jadwal DAMRI Bandara YIA lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.