30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Petugas medis melakukan perawatan pasien di tenda barak yang dijadikan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, DIY, Minggu (4/7/2021). /ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY telah mencairkan insentif untuk sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) di DIY sebesar Rp2,059 miliar. Jumlah insentif nakes selama pandemi Covid-19 tersebut terhitung sejak Januari-Juni lalu yang diberikan selama dua tahap.
Pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) Kadarmanta baskara Aji tersebut untuk menepis pernyataan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang menyebut ada 19 daerah yang serapan dana Covid-19 termasuk di dalamnya insentif nakes masih rendah.
“Ada info kaitannya DIY salah satu provinsi yang insentif nakes belum teriealisasi. Saya cek insentif yang ditanggung DIY ada dari sampel yang saya tanyakan para penerima sudah terima,” kata Aji, Senin (19/7/2021).
BACA JUGA : Kabar Gembira, Insentif Nakes Ditambah Rp1,08 Triliun
Baskara Aji memaparkan pencairan insentif nakes tahap pertama untuk Januari, Februari, Maret dan April 2021 telah diterimakan kepada nakes pada 24 Juni 2021 lalu sebanyak Rp1.288.750.101, dengan rincian pada Januari 90 nakes penerima insentif, Februari sebanyak 76 nakes, Maret terdapat 65 nakes dan April terdapat 82 nakes.
Sementara realisasi kedua untuk bulan Mei dan Juni 2021 telah terbayarkan kepada nakes pada 12 Juli 2021 sejumlah Rp770.357.201, dengan rincian Mei sebanyak 81 nakes dan Juni sebanyak 109 nakes penerima insentif. “Jadi total insentif nakes dari Januari sampai Juni yang sudah kita cairkan total ada Rp2,059 miliar,” kata Baskara Aji.
Baskara Aji mengatakan jumlah nakes yang mendaatkan insentif tersebut hanya untuk nakes di bawah naungan Pemda DIY, yakni Rumah Sakit Jiwa Grhasia Pakem Sleman, Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Dinas Kesehatan DIY di Mantrijeron Jogja, dan Rumah Sakit Khusus Paru Respira di Palbapang Bantul.
BACA JUGA : Insentif Nakes di Bantul Periode Januari-April 2021 Cair
Sementara untuk nakes di sejumlah rumah sakit dibayarkan oleh masing-masing pemerintah daerah dan kota. Adapun untuk relawan yang sebelumnya sudah dianggarkan oleh Pemda DIY kini ditanggung Kementerian Kesehatan.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga ini mengatakan total insentif yang disediakan oleh Pemda DIY sebesar Rp3,8 miliar, “Dengan tercairkannya insentif nakes sampai Juni 2021, maka insentif yang telah diterimakan kepada nakes yang berhak telah mencapai 54%,” ujar Baskara Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.