Insentif Nakes di Bantul Periode Januari-April 2021 Cair

Petugas medis melakukan perawatan pasien di tenda barak yang dijadikan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, DIY, Minggu (4/7/2021). /ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah -
16 Juli 2021 13:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Pemkab Bantul telah mencairkan anggaran senilai Rp5 miliar untuk pembayaran insentif untuk tenaga kesehatan pada Januari hingga April 2021.

“Sudah cair, Rabu [14/7/2021] kemarin. Untuk berapa nakes yang memperoleh saya kurang begitu hapal. Yang jelas sudah cair, Rabu  kemarin,” kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bantul, Trisna Manurung, Jumat (16/7/2021).

Menurut Trisna, saat ini insentif nakes tersebut dipastikan telah masuk ke rekening masing-masing nakes. Tetapi, sebelum masuk ke rekening masing-masing, telah dilakukan verifikasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul bersama pihak rumah sakit terkait dengan nakes yang akan menerima pencairan insentif.

“Jika proses verifikasi sudah selesai dilakukan maka langsung ditransfer ke rekening penerima. Kami sendiri telah mengajukan pencairan Senin [12/7/2021] kemarin, dan Rabu [14/7/2021] sudah cair,” jelas Trisna.

Sebelumnya, Kepala Dinkes Bantul Agus Budi Raharja mengatakan untuk insentif nakes 2021 masih perlu dihitung kembali. Sebab, pemberian insentif harus sesuai dengan petunjuk teknis yang ada dan mempertimbangkan kemampuan daerah. Apalagi, jika pemberian insentif diserahkan ke daerah melalui anggaran refocusing, maka perlu adanya penghitungan ulang untuk alokasi pencairan insentif.

“Nanti formulasi variabel dan besaran formulasi seberapa, apakah harus sama 2020 atau disesuaikan dengan kemampuan supaya tetap bisa diberikan kepada nakes yang berhak, semua masih perlu dibahas lebih lanjut," katanya.