SIM Gunungkidul September 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, SIM Keliling, Saturday Night Service, dan syarat perpanjangan.
Pelatihan pengolahan sampah mandiri di Dusun Kalangan RT 15, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Selasa (27/7/2021)./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Sidik Jatmika dan Muhammad Zahrul Anam, dosen Prodi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengisi Program Pengabdian Pada Masyarakat (Abdimas) dengan kegiatan bertema Peningkatan Kapasitas Komunitas dalam Pengelolaan Sampah Mandiri Warga Kalangan.
Abdimas digelar di Dusun Kalangan RT 15, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Selasa (27/7/2021). Kegiatan ini melibatkan dua dosen, seorang mahasiswa UMY dan diikuti 10 peserta.
“Kami berupaya meningkatkan kapasitas komunitas dalam pengelolaan sampah mandiri, khususnya membuat kompos. Pada dasarnya kompos adalah hasil penguraian segala sisa organik yang dihasilkan dari sampah sisa makanan atau sampah dapur,” kata Sidik Jatmika dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa.
Dijelaskan Sidik, selama ini masyarakat enggak membuat kompos. Namun demi lingkungan dan demi mengurangi sampah yang terus menumpuk, sampah organik yang dihasilkan rumah tangga harus dipisahkan dengan sampah lain sebelum diambil petugas sampah.
“Daur ulang sampah pribadi merupakan salah satu upaya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, daur ulang sangat penting terutama dalam membantu pemerintah untuk mengurangi beban sampah,” kata Sidik Jatmika.
Pada pelatihan ini, tim dosen UMY tak hanya menyampaikan masalah tehnis pengolahan sampah secara mandiri, tetapi juga landasan etik mengenai aksi pengeloaan sampah rumah tangga secara mandiri sebagai bagian dari ibadah menjaga pelestarian alam.
“Penyampaian landasan etik ini penting dilakukan karena masyarakat yang relijius dalam bertindak sangat ditentukan oleh keyakinan keagamaannya, atau istilah lainnya, kita tak hanya membangun raga tetapi juga membangun jiwa,” kata Muhammad Zahrul Anam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, SIM Keliling, Saturday Night Service, dan syarat perpanjangan.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. BYD dan Jaecoo masuk 10 besar produsen dengan produksi terbesar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Bapanas memastikan stok beras premium dan medium di pasar tradisional tersedia. Harga beras premium tercatat Rp14.200 per kg.
John Herdman ingin memutus rekor buruk Timnas Indonesia atas Thailand sekaligus membawa Garuda juara FIFA ASEAN Cup 2026.