Viral Keamanan Balok Girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan, Ini Penjelasan Adhi Karya
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Oky Lukmansyah
Harianjogja.com, BANTUL - Rencana pemusatan pasien isolasi mandiri Covid-19 dari rumah ke selter tengah digodok. Kendati demikian belum diketahui pasti kapan rencana ini bakal dilaksanakan.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santosa menyampaikan terdapat rencana pemusatan pasien isolasi mandiri dari rumah ke selter-selter yang ada.
BACA JUGA : Sultan: Angkut Pasien Isoman Bergejala ke RS atau Selter, Jangan Tinggal di Rumah!
"Sedang direncanakan. Seperti awal covid dulu. Kita pernah melakukan itu," ujar pria yang biasa disapa Oki pada Rabu (28/7/2021) malam.
Belum diketahui pasti kapan rencana perawatan pasien isolasi mandiri terpusat di selter itu akan dilaksanakan. Hingga kini Oki menyebut upaya itu maaih dalam tahap perencanaan.
Namun Ketua Harian Satgas Covid-19 Bantul, Joko Purnomo menambahkan bahwa program itu ada dan dilakukan oleh provinsi. "Program itu ada. Tapi provinsi yang akan melakukan," tandasnya.
BACA JUGA : 90% Pasien Covid-19 di Bantul Jalani Isolasi Mandiri
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.