Tak Boleh Jumawa, Lurah Terpilih Diminta Rangkul Semua Warga
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berjalan lancar. Lurah terpilih diminta tak jumawa dan merangkul seluruh warga demi kemajuan kalurahan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Stok vaksin corona di Gunungkidul semakin menipis. Akibatnya, pelaksanaan vaksinasi terancam berhenti apabila tidak mendapatkan tambahan pasokan.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, ada sedikit masalah dengan distribusi vaksin corona. Hal ini pun berdampak terhadap pelaksanaan vaksinasi di Bumi Handayani.
Meski tidak menyebut jumlah secara pasti, namun ia mengakui stok vaksin tidak banyak. Sebagai dampaknya, Dinas Kesehatan tidak berani menyusun jadwal vaksinasi baru karena stok digunakan untuk penyuntikan ke masyarakat yang telah terjadwal. Selain itu, stok juga digunakan menyelesaikan proses vaksin untuk penyuntikan kedua.
Baca juga: Calon Penumpang di Stasiun Tugu Jadi Sasaran Sosialisasi Pencegahan Covid-19
“Jadwal vaksin sampai minggu depan. Tapi, kami belum berani membuat jadwal vaksin lagi karena stok yang terbatas,” kata Dewi, Jumat (6/8/2021).
Ia menjelaskan, hingga Jumat pagi, jumlah warga yang mendapatkan vaksin sebanyak 198.427 orang. Dari jumlah ini, sebanyak 51.233 orang telah selesai menjalani suntikan kedua.
“Untuk sasarannya ada yang berasal dari petugas medis, lansia, sektor pellayanan publik, anak-anak hingga masyarakat umum,” katanya.
Ditambahkan Dewi, program vaksinasi akan menyasar 70% penduduk di Gunungkidul. Adapun hasil dari perhitungan ada sekitar 595.000 jiwa yang akan menerima vaksin.
Baca juga: Tragis, 142 Anak di Jogja Mendadak jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19
“Kelancaran vaksinasi juga sangat bergantung dengan distribusi. Untuk sekarang juga masih menunggu kiriman, tapi kami yakin akan datang tepat waktu vaksinnya,” kata dia.
Sebelumnya, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta berharap target 70% penduduk dapat menerima vaksin corona bisa tercapai di akhir Agustus. Untuk mencapai ini dilakukan berbagai upaya percepatan vaksinasi. Pada awalnya, vaksin dilaksanakan di puskesmas atau balai kalurahan.
Namun demikian, sambung dia, penyutikan juga dilakukan dengan mendatangi rumah warga. Selain itu, vaksinasi juga diselenggarakan di tempat-tempat wisata.
Menurut dia, upaya mendatangi calon penerima vaksin merupakan terobosan guna mencapai target yang telah ditentukan. Sunaryanta menganggap bahwa pelaksanaan di rumah memiliki keuntungan karena warga bisa lebih rileks sehingga tekanan darahnya tidak mengalami kenaikan. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan target 70% penduduk mendapatkan vaksin bisa segera tercapai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berjalan lancar. Lurah terpilih diminta tak jumawa dan merangkul seluruh warga demi kemajuan kalurahan.
Thailand menjadi negara ASEAN keenam yang dihadapi Timnas Indonesia era John Herdman dan akan menjadi lawan di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Veda Ega finis P8 di Practice Moto3 Jepang 2026 setelah sempat P15 pada menit akhir dan memastikan tiket langsung ke Q2.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan ekosistem industri halal di wilayahnya guna menggait investor dari berbagai daerah.
Jim Carrey resmi menikah dengan Min Ah dalam upacara privat di Los Angeles. Ini menjadi pernikahan ketiga aktor berusia 64 tahun tersebut.
Jasad pria ditemukan mengambang di perairan Tanjung Kesirat, kawasan Pelabuhan Gesing, Gunungkidul. Korban teridentifikasi sebagai warga Mojokerto.