Jadwal Terbaru KRL Solo ke Jogja 17 Agustus, Lengkap Palur hingga Tugu
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti (mengenakan topi) saat meninjau vaksinasi di Kantor DPW PKS Kota Jogja, Sabtu (7/8/2021). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—DPD PKS Kota Jogja menggelar vaksinasi bertajuk Merdeka Vaksin yang diikuti sekitar 500 warga di Kantor DPW PKS DIY, Sabtu (7/8/2021). Vaksinasi itu untuk mendukung percepatan menuju herd immunity warga Kota Jogja seperti yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Jogja. Selain vaksinasi, dalam kegiatan tersebut PKS juga melaunching program tebar 1.000 bendera merah putih untuk menyemarakkan peringatan HUT kemerdekaan RI.
Ketua DPD PKS Kota Jogja Nasrul Khoiri menjelaskan pelaksanaan vaksinasi itu digelar melalui kerja sama dengan Pemkot Jogja. Pelaksana diberikan jatah 500 dosis, diikuti dengan jumlah pendaftar 500 orang, namun sebanyak 14 orang tidak hadir dan tidak memenuhi syarat divaksinasi. Pesertanya selain kader PKS juga masyarakat umum. Adapun tenaga kesehatan menggunakan para kader dari PKS yang memiliki kualifikasi melakukan vaksinasi.
BACA JUGA : Pemkot Jogja Setop Pemberian Vaksin Dosis Pertama
“Jadi kami tidak merepotkan Dinkes untuk sumber daya manusianya, karena mulai dari dokter dan perawatnya kami menggunakan kader PKS yang sudah memiliki kualifikasi secara medis untuk menjalankan vaksinasi,” katanya.
Nasrul menambahkan vaksinasi itu dilakukan sekaligus untuk mendukung program Pemkot Jogja dengan harapan pada Hari Kemerdekaan RI Agustus 2021 ini warga Kota Jogja telah diberikan vaksin. Pelaksanaan digelar dengan prokes ketat, warga yang dating harus sesuai dengan jadwalnya agar tidak terjadi kerumunan.
“Vaksin yang digunakan jenis Sinovac, untuk dosis kedua nanti akan diberikan sekitar 1,5 bulan lagi, tetapi kami masih menunggu ketersediaan vaksin,” ujarnya.
Ketua DPW PKS DIY Agus Mas’udi mengatakan pelaksanaan vaksinasi itu sekaligus sebagai jawaban terkait tudingan PKS sebagai kelompok anti vaksin. Mas’udi menegaskan PKS mendukung pemerintah untuk vaksinasi, karena belum ada langkah efektif lainnya untuk mencegah penyebaran Covid-19 selain vaksinasi.
Mas’udi juga menyinggung soal ketersediaan vaksin yang harus terus diusahakan agar Jogja dan DIY pada umumnya selalu siap dengan dosis vaksin. Oleh karena itu PKS akan menyampaikan aspirasi ke pusat agar vaksin diberikan stok lebih maksimal.
“Stok vaksin kan tanggungjawab pusat, kami di daerah hanya bisa titip pesan aspirasi untuk selalu ingatkan pusat agar ada jaminan ketersediaan vaksin,” katanya.
BACA JUGA : Sleman Butuh 180.000 Dosis untuk Vaksinasi Agustus
Pelaksanaan vaksinasi itu dihadiri oleh Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti. Dalam kesempatan itu Haryadi sempat meninjau dan berkomunikasi dengan para tenaga kesehatan. Ia mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi tersebut dan harapannya Kota Jogja segera mencapai herd immunity.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Batik Sembung di Kulonprogo membuat kain batik sepanjang 8,1 meter untuk memperingati HUT ke-81 RI dan menyuarakan pesan persatuan bangsa.
Thailand siapkan overhaul pajak kendaraan setelah Indonesia rayu Toyota pindahkan produksi. Tarif cukai lebih rendah untuk produsen lokal, lebih tinggi untuk CB
Toyota Kijang Innova Zenix HEV masih menjadi mobil hybrid terlaris Juli 2026. Mitsubishi Xforce HEV langsung masuk jajaran 10 besar.
iPhone 17 raih skor 157 di DxOMark, naik 10 poin dari iPhone 16. Kamera ultrawide 48MP jadi peningkatan utama, tapi ketiadaan lensa telefoto masih jadi kelemaha
Putri Kusuma Wardani lolos ke babak kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah mengalahkan Mikaela Joy De Guzman 21-12, 21-6.