Mengenal Tiga Karakter Utama Anak Muda Indonesia di Era Digital
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Penjual tahu bulat menggoreng sambil berkendara. /Ist-tangkapan layar
Harianjogja.com, JOGJA- Sebuah aksi nekat dilakukan seorang penjual tahu bulat di Jogja. Ia mengendarai sepeda motor sambil menggoreng tahu bulat di keranjang belakang. Bahkan ia mengaduk gorengannya sambil terus berkendara.
Video tersebut pun menjadi viral. Video itu diunggah oleh warganet bernama Crazel di akun twitternya @isadecentgirl. Dalam video berdurasi 12 detik itu terlihat pedagang tahu bulat mengendarai sepeda motor di jalan sambil menggoreng tahu bulat.
Tangan kanannya memegang kemudi sepeda motor sekaligus menarik gas. Nekatnya, tangan kiri yang seharusnya menjaga keseimbangan berkendara, malah mengaduk gorengan tahu bulat di atas wajan panas penuh minyak yang ada di keranjang bagian belakang sepeda motor. Tahu bulat memang harus sering diaduk saat digoreng supaya tidak gosong.
Baca juga: Viral SPBU Monjali Mau Dijual Rp45 Miliar, Warganet Ada yang Mulai Nyicil
Adapun pengambil video tampak menjadi penumpang mobil, di belakang penjual tahu bulat tersebut. "Nyoh atraksi lurr mburi yonif
@txtfromjogja," tulis akun tersebut.
Saat dihubungi Harianjogja.com, warganet pengunggah video tersebut membenarkan video tersebut diambilnya saat melintas di jalan tembus dari Jalan Kaliurang menuju Jalan Affandi Gejayan, belakang Markas Yonif 403 Jogja di Kentungan, Caturtunggal, Depok, Sleman.
Video tersebut diambil pada Sabtu (7/8/2021) siang. "kebetulan lewat saja dan inisiatif untuk mengambil video," kata warganet asal Sewon, Bantul ini, Senin (9/8/2021).
Warganet ini mengaku sebenarnya ia khawatir melihat tindakan penjual tahu bulat tersebut. Aksi berkendara sambil mengaduk gorengan menurutnya berbahaya. Selain membahayakan dirinya, juga bisa membahayakan pengendara lain. Konsentrasi dan gerakan pengendara itu terpecah, sehingga bisa memicul terjadinya kecelakaan lalu lintas.
"Rada was-was, Mbak. Apalagi jalanan menikung, belum lagi kalau ada polisi tidur, dan sebagainya. Nggak aman baik buat Bapak yang berjualan, maupun juga keamanan untuk pengendara lain begitu...," katanya.
Ia juga prihatin karena tindakan itu dimungkinkan karena pedagang tersebut ingin mengefisiensikan waktu. "Mungkin niat bapaknya untuk efisiensi waktu, karena "tuntutan pekerjaan" juga...," tambahnya.
Aksi nekat tersebut menarik perhatian warganet di twitter. Dalam dua hari, unggahan tersebut mendapatkan 1.345 suka, dibagikan ulang 602 kali dan dikomentari 93 warganet.
"Wkwkwkkw aku mau ketemu iki pas tuku soto tapi ra ngeh nek nganggo atraksi barang (aku tadi bertemu ini saat membeli soto, tetapi tidak memperhatikan kalau pakai atraksi," tulis @adintawindra.
"Otak kanan dan kirinya semua berjalan baik," komentar @RudhiHafiedz.
"definisi multitasking yg sesungguhnya," tambah @kerjadikerjai.
Nyoh atraksi lurr mburi yonif @txtfromjogja ? pic.twitter.com/NaOw3QzYmi
— crazel (@isadecentgirl) August 7, 2021
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 24 Mei 2026 dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan lengkap dari pagi hingga malam.
Program MBG serap 1,28 juta tenaga kerja dan libatkan ribuan UMKM. Dampaknya terasa dari dapur hingga sektor pangan nasional.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.