Kenapa Timnas Indonesia U-23 Tak Main di Asian Games 2026? Ini Aturannya
Kenapa Timnas Indonesia U-23 absen di Asian Games 2026? Simak aturan AFC-OCA dan kaitannya dengan Kualifikasi Piala Asia U-23
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Jessica Helena Wuysang
Harianjogja.com, BANTUL - Pemkab dan Polres Bantul dipastikan tetap melakukan penyekatan jalan menyusul masih diberlakukannya perpanjangan PPKM Level IV. Penyekatan dinilai efektif untuk menekan mobilitas masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul Aris Suharyanta mengatakan, penyekatan tetap akan dilanjutkan menyusul perpanjangan PPKM Level IV. Selain itu, meski nantinya ada penurunan level untuk Kabupaten Bantul, penyekatan tetap akan dilakukan.
"Karena kami ingin tetap meminimalisasi mobilitas masyarakat. Apalagi saat ini masih pandemi Covid-19," kata Aris, Rabu (11/8/2021).
Terkait titik penyekatan yang tetap akan diberlakukan, Aris menyebut akan ada empat titik yang disekat. Titik itu sejatinya telah diusulkan kepada Gugus Tugas Covid-19 DIY. Namun, sampai saat ini belum disetujui.
"Keempat titik tersebut di Terminal Palbapang, kemudian Pasar Seni dan Wisata Gabusan Jalan Parangtritis, pasar lama Imogiri, dan ruas jalan Cinomati, atau jalur wisata yang menghubungkan Pleret-Dlingo," lanjut Aris.
Baca juga: PPKM Level 4: Pemda DIY Tegaskan Mal di Jogja Belum Dibuka
Lebih lanjut Aris mengatakan, jika nantinya titik tersebut disetujui maka akan ada koordinasi lanjutan. Sebab pelaksanannya butuh koordinasi berbagai pihak. "Tinggal nanti disetujui di berapa titik," ucap Aris.
Sementara Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan, meski ada tren penurunan kasus harian pasien Covid-19, penyekatan akan tetap dilakukan. Sebab, penyekatan jalan dinilai efektif mengurangi mobilitas warga.
"Tentunya akan kami teruskan penyekatannya," kata Kapolres.
Di sisi lain, Kapolres menyatakan saat ini pihaknya terus membantu menggencarkan vaksinasi dan tracing. Untuk vaksinasi, Polres telah memvaksin 14.068 orang. Sedangkan untuk membantu tracing, telah disiapkan 58 bintara tracer.
"Para bintara ini akan bekerja dengan tracer-tracer di tingkat Puskesmas bersama dengan Babinsa dan Babinkamtibmas," jelas Kapolres.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenapa Timnas Indonesia U-23 absen di Asian Games 2026? Simak aturan AFC-OCA dan kaitannya dengan Kualifikasi Piala Asia U-23
Polda Metro Jaya mengungkap kronologi 49,85 ton kacang tanah ilegal asal India dari Pelabuhan Dumai hingga Jakarta Utara.
Wamen ATR Ossy Dermawan mengungkap arahan Nusron Wahid di tengah kasus suap HGB dan gratifikasi di lingkungan ATR/BPN.
CKG Kota Jogja menemukan 60%-65% dari 23.000 lansia yang diperiksa terdeteksi hipertensi dan diabetes.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.