Tol Trihanggo-Junction Sleman 88 Persen, Dikebut untuk Nataru
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 88 persen. Proyek dikebut agar bisa difungsionalkan saat Nataru.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih/Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com, BANTUL- Pemkab Bantul berencana memberikan sejumlah jaminan kepada anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19. Saat ini pendataan anak yatim piatu terus dilakukan.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih pada Kamis (12/8/2021) menyampaikan saat ini tengah didata anak yatim piatu akibat Covid-19. Halim meminta kepada masyarakat untuk segera melaporkan adanya yatim piatu akibat Covid-19 di lingkungannya.
"Sedang berproses ya. Kami melakukan pendataan anak-anak yatim piatu yang ditinggal orang tuanya karena Covid-19 ini kan terus kita terbuka kepada masyarakat menyampaikan laporannya agar segera bisa kita dapatkan jumlahnya," terangnya.
Pemkab Bantul disebutkan Halim sudah menyiapkan bantuan-bantuan serta jaminan sosial bagi yatim piatu akibat Covid-19. "Ada tiga yang kami siapkan. Satu jaminan kesehatan, dua jaminan pendidikan yang ketiga jaminan hidup," jelasnya.
BACA JUGA: Pembatasan Rumah Ibadah di Gunungkidul Dilonggarkan
Secara rinci, jaminan pendidikan yang disebutkan Halim mengkover biaya pendidikan anak yatim piatu hingga SMA. "Jaminan pendidikan setidaknya sampai SMA. Karena wajib belajar 12 tahun. [Sepenuhnya biaya ditanggung Pemkab Bantul] Ya, melalui APBD maupun dana dari sumber lain seperti Baznas dan lain-lain," pungkasnya.
Lebih lanjut, Halim menerangkan ketiga jaminan yang bakal diberikan kepada anak yatim piatu akibat Covid-19 akan mengacu peraturan bupati yang tengah disiapkan. "Itu nanti akan kita peraturan bupatinya, nanti akan kita keluarkan Perbup untuk memberikan tiga jaminan, jaminan kesehatan, jaminan pendidikan, jaminan hidup," tegasnya.
"Sehingga tidak boleh ada di Bantul ini anak-anak yang kapiran atau terlantar karena ditinggal kedua orang tuanya. Tunggu, sebentar lagi akan kita terbitkan peraturan bupatinya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 88 persen. Proyek dikebut agar bisa difungsionalkan saat Nataru.
Kawah Sikidang dipadati wisatawan saat libur HUT RI. Kunjungan ke Dieng meningkat hingga 10.000 orang per hari saat akhir pekan.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Harga emas Pegadaian Sabtu 15 Agustus 2026 naik. Antam Rp2,782 juta, Galeri24 Rp2,677 juta, dan UBS Rp2,736 juta per gram.
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.