Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Sejumlah pendonor mengikuti aksi donor darah di Kantor DPW NasDem DIY, Sabtu (14/8/2021)-Ist
Harianjogja.com, JOGJA- Para penyintas Covid-19 didorong untuk terlibat dalam aksi donor plasma konvalesen. Aksi kemanusiaan tersebut bertujuan untuk membantu dan memenuhi kebutuhan darah bagi pasien Covid-19 saat ini.
Ketua Garda Pemuda NasDem DPW DIY Sobri Emiga Sando mengatakan hingga kini kebutuhan plasma konvalesen di DIY masih belum terpenuhi. Kondisi ini tidak terlepas dari masih tingginya kasus aktif Covid-19 di DIY. "Bukan masa sekarang saja, sejak awal pandemi kebutuhan plasma konvalesen selalu tidak terpenuhi. Semenjak terapi plasma konvalesen terbukti membantu penyembuhan pasien Covid-19," katanya, Sabtu (14/8/2021).
Tidak terpenuhinya stok plasma konvalesen di DIY, lanjut Iga, salah satunya karena kurang adanya edukasi kepada penyintas Covid-19. Selain itu, tidak semua penyintas Covid-19 bisa mendonorkan plasma konvalesennya. Sebab donor plasma ini bisa dilakukan jika lolos uji laboratorium. Jika memenuhi syarat, pendonor bisa mendonorkan plasmanya.
BACA JUGA: Dosen UGM: Lindungi Hewan Peliharaan dari Covid-19!
"Meski semua orang bisa mendonor tapi tidak semua lolos. Ini yang menyebabkan stok plasma konvalesen di DIY sedikit. Oleh karenanya kami mendorong para kader dan masyarakat untuk melakukan aksi kemanusiaan ini," ujarnya.
Iga mengatakan, kegiatan donor tersebut diikuti oleh sekitar 65 peserta di mana 40 orang pendonor merupakan kader NasDem DIY. Untuk memenuhi protokol kesehatan, katanya, aksi donor darah tersebut dibagi dalam dua sif pagi dan siang. "Kami berharap kegiatan ini bisa menginspirasi para pemuda lainnya dan penyintas Covid-19 untuk terlibat dalam aksi sosial ini," katanya.
Politisi NasDem Yogyakarta Aulia Reza Bastian menilai kebutuhan plasma konvalesen di DIY masih sangat tinggi karena masyarakat yang terpapar dan meninggal akibat Covid-19 juga masih tinggi. Hingga Sabtu (14/8/2021) kasus aktif di DIY berdasarkan data Satgas Covid-19 DIY sebanyak 27.174 kasus.
Dia mengapresiasi Garda Pemuda NasDem yang terus mendorong aksi kemanusiaan itu untuk membantu menyelamatkan nyawa orang lain dengan mendonorkan darah maupun plasma konvalesennya.
"Kader Garda Pemuda NasDem khususnya harus menjadi garda terdepan dan menjadi ujung tombak partai dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat," ujar Aulia. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
BSSN mengingatkan AI membuat serangan siber ke sektor keuangan makin otomatis, personal, dan sulit dibedakan dari komunikasi asli.
Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 tak lagi sekadar menjadi acara puncak HUT Kota Jogja. Perayaan yang memasuki tahun ke-10 itu dikemas menjadi WJNC Festiv
PSEL Piyungan diproyeksikan mengolah 1.000 ton sampah per hari. DIY menyiapkan pasokan dari Gunungkidul, Kulonprogo hingga Jateng.
Taman Budaya Yogyakarta (TBY) akan menggelar Lomba dan Pameran Fotografi Rana Budaya #4 dengan tajuk FYP (For Your People), sekaligus pameran arsip
DPRD Sleman mendorong penguatan peran masyarakat dalam pelestarian dan pengembangan cagar budaya melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)