Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Sejumlah PT KAI (Persero) saat sedang melakukan uji coba jalur rel KA Bandara YIA dengan menggunakan kereta diesel beberapa waktu lalu. /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, JOGJA--Pembangunan sarana dan prasarana untuk mendukung operasional KA Bandara Yogyakarta International Airport mencapai 97,6 persen dan diperkirakan kereta bandara yang melayani rute Stasiun Tugu hingga Stasiun Bandara YIA tersebut dapat dijalankan pada September.
“Estimasi operasional pada September. Tetapi tentunya kami akan melihat bagaimana perkembangan kondisinya,” kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri di sela peninjauan jalur KA Bandara YIA di Yogyakarta, Selasa (17/8/2021).
Menurut dia, operasional KA Bandara YIA akan dilakukan bertahap menyesuaikan frekuensi penerbangan di bandara tersebut, terlebih saat ini masih dalam masa PPKM.
“Kami akan lihat bagaimana perkembangan PPKM pada awal September. Jika frekuensi penerbangan sudah mulai banyak maka perjalanan KA Bandara YIA akan ditambah. Disesuaikan aktivitas penerbangan,” katanya.
BACA JUGA: Merapi Masuki Fase Ekstrusi, 10 Awan Panas Muncul dalam 2 Hari
KA Bandara YIA tersebut dipersiapkan untuk 30 kali perjalanan dalam sehari, 15 perjalanan pulang pergi, dengan kapasitas angkut hingga 5.600 penumpang per hari.
Kereta tersebut dipastikan akan memangkas waktu tempuh dari Kota Yogyakarta menuju YIA yang semula 1,5 jam menjadi hanya sekitar 40 menit.
“Kecepatan maksimal kereta bisa sampai 100 kilometer per jam. Tetapi untuk operasional akan ditetapkan di kecepatan sekitar 60 km per jam,” katanya.
Untuk tahap awal, akan diberlakukan tarif promo yaitu Rp20.000 per penumpang.
Selain untuk melayani calon penumpang pesawat terbang, kereta tersebut juga dapat mendukung mobilitas masyarakat khususnya pekerja komuter.
Terkait kesiapan operasional, Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA) juga sudah melakukan uji kelaikan dan uji rancang bangun untuk jalur yang akan digunakan.
Safety assesment untuk menguji seluruh sistem operasional KA Bandara YIA juga sudah diakukan semata-mata untuk memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api.
“Besok, Rabu [18/8/2021], akan dilakukan switch over persinyalan dari Stasiun Kedundang hingga Stasiun Bandara YIA dilanjutkan simulasi perjalanan hingga akhir Agustus untuk kemudian dilakukan uji coba dengan penumpang terbatas sebelum dioperasionalkan secara penuh,” katanya.
Sebelumnya, KA Bandara YIA sudah dioperasionalkan sejak 2019 dengan rute Stasiun Yogyakarta-Stasiun Wojo. Penumpang kemudian beralih menggunakan armada bus menuju YIA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.
Cek desil bansos 2026 lewat HP menggunakan NIK. Kenali 5 desil prioritas PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000.