Dinkes Bantul Pastikan Belum Ada Temuan Influenza A di Bumi Projotamansari
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X berdialog dengan para transpuan saat meninjau program vaksinasi bagi kelompok rentan di komplek Gor Amongrogo, Senin (23/8/2021)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Kelompok rentan mengikuti program vaksinasi massal di kompleks Gor Amongrogo pada Senin (23/8/2021). Sebanyak 1.000 dosis vaksin jenis Sinovac dan Sinopharm disuntikkkan bagi para difabel, transpuan, perempuan pekerja informal, dan warga lanjut usia.
Koordinator Waria Crisis Center, Rully Mallay, mengatakan sebanyak 112 transpuan atau transgender dari seluruh DIY berkesempatan mengikuti vaksin dalam program itu. Sebanyak 86 melakukan pendaftaran via daring dan sisanya mendaftar langsung di lokasi vaksinasi.
BACA JUGA: Anggota DPRD Bantul Dipukul hingga Berdarah Saat Melerai Tetangga Bertengkar! Massa Kepung Polsek
Rully menyebut butuh perjuangan yang relatif cukup panjang bagi para transpuan dalam mengakses program vaksin. Minimnya identitas seperti kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP) menjadi problem utama saat para transpuan ingin mengakses vaksin.
Setelah berkoordinasi dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri dan Disdukcapil masing-masing kabupaten atau kota, akhirnya para transpuan berkesempatan juga memperoleh program vaksinasi. “Prosesnya tidak terlalu lama karena kemarin dari Dirjen Dukcapil langsung mengeluarkan imbauan ke kabupaten dan kota agar memfasilitasi program ini. Proses ini termasuk relatif cepat tapi proses mendapatkan KTP yang lama, dan menjadi kendala dalam mengakses berbagai layanan,” ujar dia.
Dia menambahkan, sebagai kelompok rentan, transgender hendaknya diberi kesempatan dan ruang yang sama saat mengakses layanan publik. Segala bentuk diskriminasi, stigma negatif hendaknya perlahan-lahan bisa dikikis terhadap kelompok itu.
"Teman-teman transpuan itu sering kali jadi sasaran diskriminasi dan juga persekusi, ujaran kebencian, sehingga kami berusaha meningkatkan program yang inklusi kepada masyarakat. Karena teman-teman ini kan bagian yang integral dalam kesatuan negara dan seharusnya negara juga punya kewajiban untuk mengayomi, serta melindungi transpuan," katanya.
BACA JUGA: Sempat Bikin Deddy Corbuzier Nyaris Meninggal, Apa itu Badai Sitokin & Gejalanya?
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X mengajak agar para transpuan di DIY ikut serta dalam menyukseskan program vaksinasi massal guna mempercepat proses pembentukan kekebalan kelompok. Meski vaksinasi belum memberikan jaminan terbebas dari paparan Covid-19 100 persen, menurut Wagub, vaksinasi berperan penting dalam pembentukan imun tubuh guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan dari paparan Covid-19.
"Kalau mungkin ada dari teman-teman yang terlewat untuk vaksin atau masih takut, mari diajak, akan langsung kami fasilitasi," kata Wagub.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Jorge Jesus masih membuka peluang Cristiano Ronaldo kembali ke timnas Portugal setelah meninggalkan pemusatan latihan.
Harga emas Pegadaian hari ini 5 Oktober 2026 untuk Antam, UBS dan Galeri 24 lengkap dengan harga jual dan buyback.
Prakiraan cuaca BMKG Senin didominasi hujan ringan dan berawan, dengan potensi gelombang 4 meter serta banjir rob.
HUT TNI ke-81, Prabowo memimpin upacara dan meresmikan 6 Kodam, 30 Brigif TP, 150 Yonif TP serta sejumlah satuan baru.
BPJS Kesehatan tidak menanggung 21 kategori layanan dan kondisi pada 2026. Simak daftar lengkap serta pengecualiannya.