SIM Keliling Sleman Hari Ini, Ada di Satpas, MPP dan Mitra 10
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL- Sedikitnya ada 165 anak kehilangan orang tua di tiga kapanewon di Bantul akibat Covid-19.
Sementara sampai saat ini, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan. Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Bantul belum memiliki data total anak kehilangan orang tua selama Pandemi Covid-19.
Panewu Kasihan Slamet Santosa mengatakan saat ini pendataan masih terus berjalan. Hingga Rabu (25/8/2021) malam, pihaknya mencatat ada sebanyak 28 anak kehilangan orang tuanya di kapanewon yang dipimpinnya.
"Mereka terdiri dari 6 anak piatu [kehilangan ibu] dan 22 anak yatim [kehilangan bapak]," kata Slamet, Rabu (25/8/2021) petang.
Panewu Banguntapan Fauzan Mu\'arifin mengungkapkan, awalnya ada 189 anak kehilangan orang tua.
BACA JUGA: Hati-Hati, 4 Minuman Ini Bisa Turunkan Kekebalan Tubuh
"Namun setelah divalidasi ada 86 anak yang kehilangan anak karena Covid-19," papar Fauzan.
Panewu Sewon Danang Irwanto menyebut ada 51 anak kehilangan orang tuanya akibat Covid-19. Mereka terdiri dari 4 anak yatim piatu, 36 anak yatim. "Sisanya 11 anak piatu. Pendataan terus kami lakukan saat ini," katanya.
Namun, data anak yang kehilangan orang tua, di Bantul, sejauh ini belum semuanya masuk ke Dinsos P3A. Dari 17 kapanewon, baru ada total 221 anak. Padahal di tiga kapanewon tersebut, total anak kehilangan orang tua telah mencapai 165 anak.
"Sampai malam ini memang baru 221 anak. Kami masih terus menunggu update data," kata Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Dinsos P3A Bantul Anwar Nur Fahrudin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Rupiah dibuka melemah ke Rp18.115 per dolar AS pada Selasa 14 Juli 2026. Konflik AS-Iran dan penguatan dolar masih menjadi tekanan utama bagi mata uang Garuda.
468 bayi Peru diberi nama Haaland usai penampilan gemilang di Piala Dunia 2026. Tapi masih kalah populer dari Messi (3.400) dan Neymar (34.000).
Deepfake AI di Jepang rugikan kreator Rp495 miliar dari 43.000 konten ilegal dalam 2 bulan. Pemerintah bentuk panel ahli, industri masih minim panduan.
Kemendikdasmen terbitkan SE pembatasan gawai di sekolah. Menteri Abdul Mu'ti: bukan larangan, tapi perlindungan dari adiksi & konten negatif.
Jadwal wakil Indonesia di hari pertama Japan Open 2026. Jonatan Christie, Alwi Farhan, serta Febriana/Meilysa menghadapi tantangan berat di Tokyo.