Pilur Serentak Gunungkidul, 91 Calon Bertarung di 31 Kalurahan
Sebanyak 91 calon mengikuti Pilur serentak Gunungkidul di 31 kalurahan. Sebanyak 23 calon merupakan lurah petahana.
Ilustrasi/Istimewa-Dok.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 29 kambing milik warga Kalurahan Purwodadi, Tepus, Gunungkidul, mati karena digigit hewan liar dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Untuk antisipasi, Pemerintah Kalurahan telah mengimbau masyarakat memindahkan kandang ternak-ternak dari ladang mendekat ke lingkungan rumah.
Meski demikian, masih saja banyak warga yang tetap nekat memelihara ternak di ladang. Hasil pendataan dari kalurahan, dari 2.000 ternak yang terdata, baru sekitar 300an ekor yang dipindahkan pemiliknya ke sekitar rumah. Sedangkan sisanya sekitar 1.600an masih dipelihara di ladang yang jauh dari permukiman.
BACA JUGA: Merapi Muntahkan 16 Kali Guguran Lava Pijar dalam 6 Jam
Ulu-Ulu Kalurahan Purwodadi, Suroyo, mengatakan serangan hewan liar masih terus berlanjut. Meski demikian, warga masih banyak yang enggan memindahkan ternak yang dimiliki dari tempat pemeliharaan di ladang.
“Dari 2.000 ekor yang terdata yang dipindah baru sekitar 300 ekor,” kata Suroyo, Kamis (26/8/2021).
Dia menjelaskan, alasan warga memelihara ternak di ladang agar mudah mendapatkan pakan. Pemeliharaan model ini tanpa risiko karena saat kemarau ancaman diserang hewan liar semakin tinggi karena pengawasannya berkurang.
“Kalau di ladang, pengawasannya susah. Beda, kalau dipelihara dekat rumah karena sewaktu-waktu bisa diawasi,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Lurah Purwodadi, Sagiyanto. Menurut dia, selama Agustus ini sudah ada 29 ekor kambing yang mati karena serangan hewan liar.
Kasus serangan terakhir terjadi pada Selasa (24/8/2021) dengan jumlah kambing mati sebanyak 15 ekor. Sisanya sebanyak 14 ekor terjadi pada saat awal Agustus ini. “Hingga sekarang belum ada warga melihat secara langsung hewan yang menyerang. Tahu-tahu hanya melihat kambing dalam keadaan mati dengan luka di bagian perut atau leher,” katanya.
BACA JUGA: Pemkot Jogja Berencana Buka Sentra Vaksinasi Pelajar
Dia sudah mengimbau masyarakat memindahkan ternak-ternak dari kawasan ladang ke rumah masing-masing. Akan tetapi, lajut Sagiyanto, masih banyak yang enggan memindahkan hewan peliharaan yang dimiliki.
“Kami tetap berharap agar warga mau memindahkan ternak-ternak yang dimiliki dari ladang ke rumah sehingga pengawasan bisa lebih mudah. Tujuannya, agar terhindari serangan hewan liar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 91 calon mengikuti Pilur serentak Gunungkidul di 31 kalurahan. Sebanyak 23 calon merupakan lurah petahana.
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.
Presiden Prabowo Subianto memberhentikan sementara Wagub Babel Hellyana terkait kasus pidana. Gubernur kini menjalankan tugas wakil gubernur.
Seluruh kabupaten/kota di DIY mengajukan tambahan kuota Pertalite ke BPH Migas menjelang libur Nataru 2026.
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Pemkot Solo menggandeng Gunungkidul lewat Solo Travel Dialogue untuk memperkuat promosi dan meningkatkan kunjungan wisata.