Advertisement

Pemkot Jogja Berencana Buka Sentra Vaksinasi Pelajar

Sirojul Khafid
Kamis, 26 Agustus 2021 - 12:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Pemkot Jogja Berencana Buka Sentra Vaksinasi Pelajar Vaksinasi pelajar SMP dan SMA Budi Utama, Sinduadi, Mlati, Sleman, Rabu (14/7/2021)-Harian Jogja - Gigih M Hanafi

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA– Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja berencana membuka sentra vaksinasi khusus untuk pelajar. Hal ini sebagai upaya untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 di Jogja, khususnya untuk pelajar.

Belum ada tanggal detail terkait pembukaan sentra ini. Menurut Sekretaris Satgas Percepatan Vaksinasi Kota Jogja, Tri Hastono, sentra vaksinasi untuk pelajar akan bertempat di salah satu Sekolah Menengah Atas yang ada di Jogja.

Sentra ini juga sebagai pendukung sentra vaksinasi yang sebelumnya sudah ada seperti di XT-Square, PDAM Tirtamarta, dan lainnya. Vaksinasi massal untuk pelajar Sekolah Menengah Pertama di Kota Jogja sudah berlangsung sejak Juli 2021 lalu. Ada beberapa pelajar juga yang sudah mulai melakukan vaksinasi dosis kedua.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

"Selain sentra vaksinasi, sekolah pun dimungkinkan untuk menggelar vaksinasi. Beberapa sekolah sudah meminta agar siswa bisa divaksin di sekolah," kata Tri, Rabu (25/8/2021).

Total pelajar di Kota Jogja yang berusia lebih dari 12 tahun sekitar 50.000. Sejauh ini capaian vaksinasi pelajar sekitar 20 persen. Namun ada kemungkinan peserta didik mengikuti vaksinasi yang diselenggarakan oleh instansi lain seperti Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian, dan lainnya.

Baca juga: 2.300 Anak Yatim Piatu Bantul Bakal Dibantu Alat Sekolah, DPRD Ingatkan Kebutuhan Lain

Menurut Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) baru akan berlangsung apabila vaksinasi peserta didik sudah mencapai 70 persen. Dengan berbagai percepatan, dia berharap target itu bisa tercapai pada akhir September 2021.

"[Setelah vaksinasi mencapai 70 persen] baru kemudian kami bisa berencana untuk menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Harapannya bisa dimulai Oktober," kata Haryadi.

Selain menyaratkan vaksinasi minimal 70 persen, penerapan protokol kesehatan juga menjadi poin penting penyelenggaraan PTM. Peserta didik juga perlu mendapat persetujuan orang tua apabila hendak mengikuti PTM. "Mekanisme dan aturannya sudah siap," kata Haryadi.

Advertisement

Walaupun pemberian materi pelajaran bisa berlangsung secara daring, Haryadi mengatakan apabila PTM tetap dibutuhkan. Kegiatan pembelajaran bukan hanya sebatas transfer materi, tapi juga ada pembelajaran sosialnya.

Sejauh ini, capaian vaksinasi oleh Pemkot Jogja sekitar 416.000 orang pada dosis pertama. Sekitar 41 persennya merupakan vaksinasi untuk warga ber-Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kota Jogja. Sementara sisanya merupakan warga ber-NIK luar, namun berkegiatan di wilayah Jogja.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

BREAKING NEWS: Ini 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Dirut PT LIB dan Panpel Arema Masuk

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 20:27 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement