Branding Menjadi Kiat Taktis dalam Meraih Kesuksesan Berusaha
Branding UMKM dinilai menjadi kunci membangun kepercayaan konsumen, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing di era digital.
Case handphone aromaterapi lavender./Ist
Harianjogja.com, JOGJA- Sekelompok mahasiswa Farmasi FMIPA Universitas Islam Indonesia (UII) yakni Syifa Ur’Rahmah Fadhilah, Farah Fauziyyah, Ketrin Citra Septiani, M.Ambar Ainullah, M.Ixa Ramadhika mencoba menggabungkan beberapa masalah di masyarakat menjadi ide inovasi yang kemudian mereka ikutkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2021.
Dengan judul “Case Handphone Aromaterapi Berbahan Limbah Daun sebagai Anti Stres dan Peningkat Daya Ingat”, mereka mampu menciptakan produk case handphone beraromaterapi.
Syifa menjelaskan produk tersebut berangkat dari tiga masalah yang ditemukan di masyarakat. Pertama telepon genggam atau hand phone jenis telepon pintar (smart phone) sudah menjadi kebutuhan masyarakat masa kini. Kedua tekanan terutama di masa pandemi Covid 19 membuat tingkat stres masyarakat terutama siswa/mahasiswa cenderung meningkat. Ketiga, limbah daun merupakan salah satu sampah organik terbesar yang ditemukan di indonesia.
“Case handphone merupakan salah satu aksesoris yang sering digunakan baik untuk mempercantik penampilan maupun sebagai pelindung handphone. Banyaknya masyarakat yang menggunakan case handphone, tingginya tingkat stress, dan pengolahan sampah daun yang belum optimal menjadi latar belakang kami untuk membuat case handphone aromaterapi ini,” kata Syifa.
Ia menjelaskan menurut hasil survei yang telah dilakukan nyaris seluruh responden menggunakan case handphone. Sehingga dengan menghirup aromaterapi yang muncul dari case handphone, diharapkan bisa mengurangi stres.
Farah Fauziyyah menyampaikan proses pembuatan karya ini dimulai dari melakukan survei pasar untuk mengetahui permintaan konsumen terhadap produk case handphone aromaterapi. Selain itu pada survei tersebut, tim menanyakan terkait jenis case, aromaterapi, motif case, serta harga yang lebih disukai responden. “Hasil survei tersebut selanjutnya dijadikan pedoman dalam pembuatan produk Cheropi, nama brand case handphone aromaterapi,” tutur Farah.
Setelah melakukan survei, tim membeli bahan yang dibutuhkan untuk membuat case handphone seperti resin, minyak aromaterapi, case handphone, dan lainnya. “Selanjutnya kami melakukan pengujian formula campuran resin dan aromaterapi terlebih dahulu, lalu mengolah limbah daun yang diperoleh dengan menambahkannya menggunakan pewarna agar lebih menarik,” lanjut Ketrin.
Setelah formula yang maksimal dari campuran resin dan aromaterapi didapatkan, tim mulai membuat sampel produk dan menunggu pesanan pre order untuk menjual case handphonenya. “Di sela kegiatan tersebut kami juga melakukan pemasaran dengan strategi digital marketing dengan membuat website, akun Instagram, Shopee dan Moselo,” tutur Ambar Ainullah.
“Diharapkan dari produk yang dihasilkan dapat memberikan solusi pengolahan sampah khususnya limbah daun serta meningkatkan jiwa inovatif dan peduli lingkungan dalam berwirausaha,” tutup Ixa Ramadhika. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Branding UMKM dinilai menjadi kunci membangun kepercayaan konsumen, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing di era digital.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta. BPBD pastikan tetap aman dengan dukungan dana BTT.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.
Pemerintah resmi terapkan B50 mulai 1 Juli 2026. Pakar ITB sebut aman untuk mesin diesel, emisi lebih rendah.