Indonesia 0-0 Malaysia, Media Vietnam Puji Penampilan Maarten Paes
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Ilustrasi./Reuters-Mike Hutchings
Harianjogja.com, BANTUL - Kekeringan di Bantul terus meluas. Setelah Padukuhan Dermojurang, Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, kini sejumlah wilayah seperti Padukuhan Banyakan 2, Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, dan Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo mengalami kekeringan. Alhasil, baik Banyakan 2 maupun Kalurahan Terong mulai mendapatkan droping air dari PMI Bantul.
Carik Sitimulyo Amirudin Safa mengatakan droping air telah dilakukan untuk 60 kepala keluarga di Kedung Walikukun, Padukuhan Banyakan 2, sejak Selasa (31/8) lalu. Saat itu ada dua tangki mobil berkapasitas 5.000 liter per tangki mulai menyalurkan air bersih untuk warga di Kedung Walikukun.
BACA JUGA : Sebagian Bantul Mulai Kekeringan
“Dari PMI dan Dinsos dengan melibatkan Tagana [Taruna Siaga Bencana]. Droping itu penting karena di sana sudah mulai kesulitan mendapatkan air bersih,” katanya, Minggu (5/9/2021).
Lebih lanjut Safa mengungkapkan, sejatinya di kawasan Kedung Walikukun sempat diajukan untuk proyek sumur bor. Akan tetapi dalam perkembangannya, gagal. Begitu juga dengan usaha untuk mengalirkan air dari beberapa wilayah, seperti dari Wonolelo, dan Sitimulyo akan tetapi karena debit air yang kurang, membuat usaha tersebut sia-sia.
“Biasanya warga di sana memang selama 4 bulan musim kemarau membeli air. Setiap rumah biasanya membeli 2 tangki air untuk kebutuhan air bersih dan ternak mereka,” jelasnya.
Terpisah, Staf Kebencanaan PMI Bantul Kuswantoro mengatakan, droping air sudah mulai dilakukan di beberapa wilayah di Bantul sejak pekan lalu. Selain Sitimulyo, Piyungan, pihaknya sudah mulai mengirimkan droping air ke Seloharjo, Pundong, dan Terong, Dlingo.
“Sudah ada sekitar 25 tangki. Per tangki 5.000 liter yang telah kami bagikan ke tiga wilayah tersebut. Agar cepat, kami bekerja sama dengan Tagana,” ungkapnya.
BACA JUGA : Bantul Waspada Kekeringan
Menurut Kuswantoro, sejauh ini pihaknya memang memiliki anggaran untuk droping air bersih yang dilewatkan anggaran tanggap bencana. Oleh karena itu, pihaknya akan menindaklanjuti setiap permintaan droping air dari masyarakat.
“Untuk pengajuan simpel. Asal ada surat dari pak Dukuh dan RT. Di mana surat tersebut juga dilampirkan mengenai lokasi dan kapasitas tampungan airnya. Nanti kami akan bergerak dan melakukan droping air ke lokasi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.