2.790 Relawan Sleman Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Sebanyak 2.790 relawan bencana Sleman kini terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Pemkab beri jaminan keselamatan dan perlindungan kerja.
Ratusan pengunjung memadati kawasan Tebing Breksi, Minggu (30/12/2018)/Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN- Rencana uji coba pembukaan tiga destinasi wisata di DIY masih belum dipastikan waktunya. Pasalnya hingga Kamis (9/9/2021) Dinas Pariwisata (Dispar) DIY belum menerima surat resmi destinasi wisata di DIY yang boleh diujicoba saat PPKM level 3.
Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo mengatakan hingga kini Dispar belum mendapatkan surat resmi tiga destinasi yang boleh uji coba. Meski begitu, ia mengapresiasi kebijakan dilakukannya uji coba operasional objek wisata. "Kita diberi kuota tiga destinasi. Tapi sampai hari ini kami belum menerima surat resmi yang tiga itu lokasinya mana saja? Kami masih menunggu," kata Singgih kepada wartawan, Kamis (9/9/2021).
Ia menjelaskan, Dispar terus berkoordinasi dengan kementerian baik Kementerian Pariwisata maupun Kementerian Kesehatan untuk membahas kriteria dan sebagainya. Kuota tiga destinasi tersebut, kata Singgih merupakan keputusan dari Pusat.
Ditanya tiga destinasi di DIY yang ditetapkan pemerintah untuk uji coba operasional, seperti Ratu Boko, Taman Pintar dan Watu Lumbung, Singgih tidak mengetahuinya. "Dari mana itu? Saya kira kita perlu tunggu saja surat resmi dari Kementerian. Kalau kesiapan memang harus dilakukan agar destinasi benar-benar siap," katanya.
BACA JUGA: Kejari Bantul Endus Dugaan Korupsi Tanah Kas Desa Srigading 2020
Dispar DIY, katanya, juga mengusulkan destinasi yang sudah memiliki sertifikat yang mengantongi sertifikat CHSE atau Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan) dari Kemenperkraf.
"Dari puluhan destinasi wisata di DIY hanya 26 destinasi wisata yang mendapatkan sertifikat CHSE. Itupun belum termasuk hotel dan restoran. Saya akan cek lagi 26 destinasi wisata itu mana saja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 2.790 relawan bencana Sleman kini terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Pemkab beri jaminan keselamatan dan perlindungan kerja.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.