Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 diikuti ratusan pelajar di SMK Muhammadiyah Cangkringan, Sabtu (11/9/2021)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman dibantu Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PDM Sleman terus menggelar vaksinasi bagi pelajar Muhammadiyah. Hal ini dilakukan untuk memenuhi syarat penerapan pembelajaran tatap muka (PTM).
Wakil Sekretaris Majelis Dikdasmen PW Muhammadiyah DIY, Marwoto Hadi Nugroho mengatakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 digelar di masing-masing sekolah. Hal ini dilakukan agar sasaran vaksinasi bagi para siswa dapat terdata dengan baik.
"Kami siapkan proses pembelajaran tatap muka. Kami berharap untuk pelajar SMA/SMK Muhammadiyah sebanyak 84 di DIY seluruhnya segera divaksin," katanya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMK Muhammadiyah Cangkringan, Sabtu (11/9/2021).
Dalam pelaksanaannya, Dikdasmen bekerjasama dengan PKU Muhammadiyah, Kodim dan Polda. Selain digelar SMK Muhammadiyah Pakem dan Cangkringan, kegiatan vaksinasi pada Sabtu (11/9/2021) digelar di Ponpes MBS Prambanan. "Di Pakem sasarannya 650 siswa, di Cangkringan 450 siswa dan di MBS Prambanan 2000an santri," katanya.
Baca juga: Vaksin Covid-19 Booster Hanya untuk Orang dengan Imun Lemah
Dia berharap, setelah kegiatan vaksinasi digelar proses PTM bisa segera dilaksanakan. Hanya saja, waktu pelaksanaan PTM tetap menunggu surat resmi dari pemerintah. "Yang jelas setelah vaksinasi kedua, paling tidak semester depan sudah bisa dilaksanakan PTM. Uji coba sudah banyak dilakukan terutama bagi SMK yang produktif seperti praktikum tapi tetap digelar terbatas ya sekitar 30% siswa," katanya.
Hal senada disampaikan Kepala SMK Muhammadiyah Cangkringan Dwi Gunarto. Dijelaskan Dwi, selama pandemi Covid-19 siswa merasa kesulitan untuk melakukan praktik. Praktikum siswa membutuhkan pendampingan langsung dari gurunya. "Kalau praktikum hanya digelar secara daring, itu menyulitkan siswa. Siswa bisa kurang kompeten. Apalagi yang jurusan TKRO, teknik kendaraan ringan otomotif. Kalau ada yang kesulitan, siswa konsultasi ke sekolah," ujarnya.
Selain siswa, lanjut Dwi, guru dan tenaga kependidikan di sekolah tersebut sudah mendapatkan vaksin Covid-19. Hal itu dilakukan untuk mendukung segera diselenggarakannya PTM. "Kami masih menunggu instruksi dari Dinas dan Dikdasmen. Kami siap melaksanakan. Intinya kami menunggu instruksi saja. Keinginan para siswa, PTM segera digelar dengan protokol kesehatan. Makanya mereka mau untuk divaksin," katanya.
Salah seorang siswi SMK Muhammadiyah Cangkringan, Suryaningsih, awalnya mengaku takut mendapatkan suntikan vaksin. Namun setelah selesai disuntik, ia mengaku biasa saja. Dia berharap kegiatan PTM segera dilaksanakan setelah kegiatan vaksinasi kedua diberikan kepada siswa.
"Iya ingin segera sekolah lagi. Kalau di rumah, belajar daring tidak jelas. Inginnya belajar di sekolah," kata siswi kelas XI ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Real Madrid mengumumkan perpisahan Dani Carvajal dan kembalinya José Mourinho sebagai pelatih pada hari yang sama.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.