Tol Bawen-Jogja Bikin Distribusi Barang ke Pelabuhan Lebih Efisien
Pemkab Temanggung menilai Jalan Tol Bawen-Jogja mempercepat distribusi barang ke pelabuhan, meningkatkan efisiensi logistik, dan mendukung investasi.
Uji coba di Pinus Sari Mangunan, Bantul, Senin (13/9/2021)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY secara resmi menerima surat resmi dari Pemerintah Pusat tentang penunjukan tiga tempat wisata yang akan menjalani uji coba pembukaan mulai Selasa (14/9/2021). Dua aplikasi digital berupa PeduliLindungi dan Visiting Jogja harus dimiliki oleh pengunjung untuk reservasi saat masuk.
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengatakan DIY ketiga objek wisata yang akan menjadi lokasi uji coba pembukaan adalah Tebing Breksi yang terletak di Prambanan, Sleman; Kebung Binatang Gembira Loka di Kota Jogja; dan Pinus Asri Mangunan di Kabupaten Bantul. Pemilihan ketiga destinasi wisata itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor SE/8/IL.04.00 DII/2021 tentang panduan penggunaan aplikasi peduli lindungi dan protokol kesehatan pada tempat wisata.
BACA JUGA: Menkes: 3.000 Orang yang Positif Covid-19 Jalan-Jalan ke Mal
“Ketiga destinasi wisata ini sudah mendapatkan sertifikasi CHSE [Cleanliness, Health, Safety dan Environment] dan sudah mendapatkan QR Code untuk pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi,” katanya, Senin (13/9/2021).
Salah satu syarat objek wisata yang bisa melakukan pembukaan adalah memiliki sertifikat CHSE yang diberikan oleh Kemenpar. Pada awalnya, Pusat menunjuk Taman Pintar, Watu Lubung dan Ratu Boko, tetapi kemudian diubah karena Taman Pintar dan Watu Lumbung tidak memiliki sertifikat CHSE. Adapun Ratu Boko sudah memiliki CHSE namun pengelola, PT TWC, memberikan kesempatan kepada destinasi lain.
Singgih menambahkan persiapan ketiganya telah lengkap. Uji coba internal telah dilakukan pada Senin (13/9/2021) mulai dari memastikan telah menerima QR Code untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
Masyarakat yang ingin berkunjung harus memiliki dua aplikasi penting yaitu PeduliLindungi dan Visiting Jogja. Singgih mengatakan Visiting Jogja dipakai untuk reservasi online pada destinasi wisata. Melalui aplikasi tersebut, pengelola dapat mengukur jumlah pengunjung dengan batasan 25% sesuai ketentuan. Aplikasi ini nantinya ditunjukkan saat masuk ke objel wisaya. Adapaun PeduliLindungi untuk memantau kondisi protokol kesehatan dan skrining kesehatan.
“Jadi ada dua sistem yang kami siapkan. Ini adalah upaya DIY untuk menyiapkan pariwisata yang lebih baik, lebih bertanggung jawab dan menjadikan wisatawan semakin nyaman berkunjung ke Jogja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Temanggung menilai Jalan Tol Bawen-Jogja mempercepat distribusi barang ke pelabuhan, meningkatkan efisiensi logistik, dan mendukung investasi.
Simak rekomendasi 9 mobil van terbaik di Indonesia mulai dari Wuling Formo, Gran Max, Hiace Premio hingga Mercedes-Benz V-Class. Cocok untuk keluarga maupun bis
CEO OpenAI Sam Altman menyebut dunia telah memasuki era singularitas AI. Pernyataan itu memicu perdebatan baru tentang manfaat dan risiko kecerdasan buatan bagi
Satpol PP dan Dishub Bantul menemukan 11 pelanggaran penyelenggaraan parkir. Tiga kendaraan yang parkir di area terlarang depan IGD RSUD Panembahan Senopati jug
Penelitian mengungkap keterikatan emosional terhadap mantan pasangan bisa bertahan lama. Rata-rata seseorang membutuhkan sekitar empat tahun agar perasaan itu b
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen