Purbaya Tunggu Hitungan BNPB untuk Tambahan Anggaran Bencana
Purbaya Yudhi Sadewa menunggu perhitungan BNPB sebelum menentukan tambahan anggaran untuk mitigasi bencana.
Delman wisata tengah menunggu wisatawan di Pantai Parangtritis, Rabu (25/2/2026). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) tujuan Daerah Istimewa Jogja (DIY) mencapai 4,28 juta perjalanan pada Juli 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat angka tersebut meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sekaligus melonjak dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pelaksana tugas (Plt) BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih mengatakan perjalanan wisnus ke DIY pada Juli 2026 tumbuh 0,50 persen dibandingkan Juni 2026. Jika dibandingkan Juli 2025, pertumbuhannya mencapai 21,68 persen.
"Sebanyak 4,28 juta perjalanan wisnus tujuan DIY pada Juli 2026 ini meningkat 0,50 persen dibanding dengan Juni 2026, dan melonjak 21,68 persen dibandingkan Juli 2025," kata Endang Tri Wahyuningsih di Jogja, Rabu.
Secara kumulatif, jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke DIY selama Januari hingga Juli 2026 mencapai 26,75 juta perjalanan. Capaian tersebut tumbuh 9,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Libur Sekolah hingga Agenda Wisata Dongkrak Perjalanan
Menurut Endang, peningkatan perjalanan wisnus ke DIY pada Juli 2026 tidak terlepas dari sejumlah momentum dan kegiatan yang berlangsung di daerah ini.
"Peningkatan ini didukung oleh momentum libur sekolah, libur nasional, serta berbagai kegiatan seni, budaya, dan olahraga yang berlangsung di DIY sepanjang Juli 2026," katanya.
Meski jumlah perjalanan wisatawan meningkat, kondisi tersebut belum sepenuhnya tercermin pada tingkat penghunian kamar (TPK) hotel. BPS justru mencatat adanya penurunan tingkat keterisian hotel pada Juli 2026.
"Pada Juli 2026, TPK hotel bintang turun 1,85 poin dibandingkan Juni 2026, namun naik 0,03 poin dibandingkan Juli 2025," katanya.
Sementara itu, TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya di wilayah DIY turun 0,69 poin secara bulanan. Namun, secara tahunan indikator tersebut masih mengalami kenaikan 3,35 poin.
Tamu Hotel di DIY Turun 5,70%
Penurunan tingkat penghunian kamar juga diikuti berkurangnya jumlah tamu yang menginap di hotel selama Juli 2026.
"Jumlah tamu yang menginap di hotel pada Juli 2026 juga menurun menjadi 829.327 orang, atau turun 5,70 persen dibandingkan bulan sebelumnya," katanya.
Kendati terdapat penurunan pada indikator perhotelan, BPS melihat kinerja pariwisata DIY secara umum masih menunjukkan tren positif. Peningkatan kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara, menunjukkan DIY tetap menjadi destinasi yang diminati.
"Berbagai agenda wisata, seni, budaya, dan olahraga turut memberikan kontribusi terhadap meningkatnya aktivitas pariwisata di daerah ini," katanya.
BPS terus memantau perkembangan indikator pariwisata sebagai salah satu gambaran aktivitas ekonomi daerah. Data tersebut menjadi masukan bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Purbaya Yudhi Sadewa menunggu perhitungan BNPB sebelum menentukan tambahan anggaran untuk mitigasi bencana.
Pakar mengingatkan risiko abu vulkanis bagi penderita asma dan PPOK. Masker N95 dan stok obat disarankan untuk mengurangi risiko serangan.
Prabowo memerintahkan bantuan beras untuk 33,2 juta keluarga desil 1-4 dilanjutkan pada Oktober, November, dan Desember 2026.
BMKG mengingatkan nelayan dan operator kapal mewaspadai gelombang hingga 4 meter pada 8-11 September 2026.
BNPB telah memverifikasi 51.591 rumah terdampak gempa M7,7 Flores. Sebanyak 2.382 rumah tercatat rusak berat.
Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe melaju ke perempat final US Open 2026 setelah menang tiga set atas Bondar/Kalinina.